Bisakah Obati Kanker Usus Besar Tanpa Operasi ? Saran Dokter Terkait Penanganan yang Mumpuni
Kelima terapi itu adalah pembedahan (operasi), radioterapi, kemoterapi, imunoterapi dan nutrisional.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kanker kolorektal atau kanker usus besar yang ingin sembuh dari penyakitnya tapi tanpa harus menjalani operasi.
Bahkan banyak penderita penyakit kanker usus besar yang menolak, ketika harus menjalani pembedahan atau operasi.
Padahal penanganan secara medis operasi atau pembedahan dengan memotong usus merupakan standar emas penanganan jenis kanker ini.
Dokter spesialis bedah digestif, dr Abdul Hamid Rochanan Sp.B-KBD MKes dalam acara Instagram live edukasi yang digelar oleh Cancer Information Support Center (CISC) berkata bahwa sebenarnya, modalitas terapi untuk kanker kolorektal ada lima.
Kelima terapi itu adalah pembedahan (operasi), radioterapi, kemoterapi, imunoterapi dan nutrisional.
"Dari modalitas terapi ini, yang utama yang mana? Pembedahan," kata Hamid dalam saluran digital bertajuk Lika-liku Kanker Kolorektal dalam Masa Pandemi Covid-19-Kenali dan Tangani dengan Tepat, Sabtu (12/9/2020).
Dia juga mengatakan, kalau ada yang bilang enggak usah (dioperasi atau dibedah), diberi obat A saja, (obat) B saja, mohon enggak usah dipercaya.
• Tanda-tanda Gerd atau Asam Lambung yang Kerap Diabaikan Dapat Meningkatkan Risiko Kanker
"Modalitas yang saya sebutkan tadi, gold standard-nya (standar emasnya) adalah pembedahan," imbuhnya.
Semua stadium kanker kolorektal bisa dan harus dilakukan pembedahan.
Pengecualiannya adalah ketika kondisi kanker kolorektal yang dialami pasien sudah menempel di seluruh bagian organ sekitar usus besar, sehingga pembedahan tidak lagi memiliki pengaruh.
Dalam kondisi tersebut, pembedahan menjadi tidak memungkinkan.
"Tapi standarnya, stadium berapa pun (kanker kolorektal atau usus besar) harus dilakukan pembedahan dengan cara dipotong (usus yang terkena kanker)," jelasnya.
Baru setelah pembedahan, pasien bisa menjalani terapi yang kedua yaitu kemoterapi.
"Kemoterapi itu bukan pengganti operasi (pembedahan), karena itu satu kesatuan modalitas terapi," jelasnya.
Pada dasarnya, setelah pasien kanker kolorektal dilakukan operasi atau pembedahan, baru akan ditentukan stadium dari kanker tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kanker-usus-besar.jpg)