Penyebab Keguguran yang Sering Terjadi dan Wajib Diwaspadai Ibu Hamil

Penyebab keguguran yang paling utama dan sering terjadi pada ibu hamil yang sekiranya patut diantisipasi.

Editor: Rizky Zulham
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi ibu hamil. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penyebab keguguran yang paling utama dan sering terjadi pada ibu hamil yang sekiranya patut diantisipasi.

Dikutip dari laman NHS, jika keguguran terjadi pada trimester pertama kehamilan atau 3 bulan pertama, biasanya disebabkan oleh masalah pada janin.

Sekitar 3 dari setiap 4 keguguran terjadi selama periode ini.

Jika keguguran terjadi setelah trimester pertama kehamilan, hal itu kemungkinan disebabkan oleh kondisi kesehatan ibu yang mengandung.

Namun, penyebab keguguran setelah trimester pertama juga kemungkinan lantaran adanya infeksi pada bayi, kantung ketuban pecah sebelum waktunya serta leher rahim yang terbuka terlalu cepat.

Posisi Tidur yang Baik untuk Ibu Hamil 7-9 Bulan

Penyebab keguguran yang paling sering terjadi

Sementara itu, dirangkum dari laman Web MD, berikut adalah penyebab keguguran yang paling sering terjadi:

1. Kelainan kromosom

Jika keguguran terjadi dalam 12 minggu pertama, lebih dari separuhnya disebabkan oleh masalah pada kromosom bayi.

Kromosom mengandung gen yang menentukan sifat unik, seperti warna rambut dan mata.

Seorang bayi tidak dapat tumbuh secara normal dengan jumlah kromosom yang salah atau rusak.

Kelainan pada kromosom bayi yang belum lahir dapat menyebabkan salah satu dari beberapa masalah.

Di antara penyebab keguguran yang paling umum adalah:

- Blighted ovum (kehamilan anembrionik) atau tidak ada embrio yang berkembang.

Halaman
123
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved