Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka di Sambas Masih Tunggu Arahan Satgas Provinsi
dr Fatah Maryunani menambahkan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi saat ini untuk tetap melaksanakan PTM di Sambas.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas sekaligus Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Sambas dr Fatah Maryunani mengatakan pihaknya masih menunggu arahan Satgas provinsi Kalimantan Barat terkait evaluasi PTM.
Menyusul adanya kluster positif covid-19 di satu diantara SDN di Kota Pontianak, Satgas Covid-19 Sambas masih berkoordinasi terkait tindak lanjut PTM di Sambas.
“Kita menunggu arahan dari propinsi,” ujar dr Fatah Maryunani kepada Tribun Pontianak Minggu 23 Januari 2022.
dr Fatah Maryunani menjelaskan pihaknya terus melakukan upaya percepatan vaksinasi.
• Berikut Yang Dilakukan Personel Satpolairud Polres Sambas saat Ada Kapal Masuk ke Perairan Sambas
“Sekarang yang bisa Dinkes lakukan adalah melanjutkan program percepatan vaksinasi,” katanya.
Menurut dr Fatah Maryunani kebijakan pengetatan di PLBN Aruk, Kecamatan Sajingan Besar yang menjadi rawan munculnya varian omicron. Di Perbatasan tugas Satgas Perbatasan yang diketuai oleh Dandim 1208 Sambas.
“Sedangkan prokes merupakan tugas dari Satgas Kabupaten yangg diketuai oleh Bupati Sambas,” jelasnya.
dr Fatah Maryunani mengungkapkan pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada. Mengikuti vaksinasi dan menjaga prokes jangan sampai terlena.
“Himbauan kewaspadaan tetap diarahkan ke semua puskesmas,” ungkapnya.
dr Fatah Maryunani menambahkan arahan dari Satgas Covid-19 Provinsi saat ini untuk tetap melaksanakan PTM di Sambas.
“Lebih jelasnya lagi hubungi Kadisdikbud karena terkait dengan hal PTM merupakan kewenangan beliau,” ujarnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Sambas)