Kasus Omicron Indonesia Tembus Angka 1.000 - Apa Saja Gejalanya yang Patut Diwaspadai?

Business Insider, menggunakan data dari Zoe COVID Symptom Study, mencatat 14 gejala teratas dari varian Omicron.

Editor: Rizky Zulham
ERNESTO CARRICO / NURPHOTO / NURPHOTO VIA AFP
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kasus Omicron di Indonesia kini terus menanjak, sudah menembus angka 1.000.

Berikuti gejala varian baru virus corona yang wajib diketahui.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, mayoritas orang Indonesia yang terinfeksi varian Omicron adalah pelaku perjalanan luar negeri.

"Saya baru dapat laporan lagi bahwa banyak yang datang dari luar negeri. Ada tadi satu kelompok, satu kloter, 44% kena Omicron atau Covid,” katanya, Rabu (19/1), dikutip dari laman maritim.go.id.

Sejak teridentifikasi pertama kali di Afrika Selatan pada November tahun lalu, Omicron telah menyebar lebih dari dua bulan, yang lebih dari cukup bagi orang untuk melaporkan gejala varian ini.

Omicron dan PPKM Diperpanjang! Cek Syarat dan Aturan Terbaru Naik Pesawat di Masa Pandemi 2022

Business Insider, menggunakan data dari Zoe COVID Symptom Study, mencatat 14 gejala teratas dari varian Omicron.

Data hingga 5 Januari lalu berdasarkan kasus varian Omicron di Inggris Raya.

Persentase menunjukkan orang yang melaporkan memiliki gejala tersebut.

Berikut 14 gejala teratas dari varian Omicron, melansir Deseret News yang mengutip laporan Business Insider:

- Hidung berair 73%

- Sakit kepala 68%

- Kelelahan 64%

- Bersin 60%

- Sakit tenggorokan 60%

- Batuk terus-menerus 44%

Aturan Baru Makan dan Minum di Wilayah PPKM Sesuai Inmendagri Nomor 03 Tahun 2022

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved