Cek Program Bantuan Pemerintah Cair Awal 2022
Pemerintah mengalokasikan anggaran program PEN tahun 2022 sebesar Rp 451 triliun untuk kesehatan, perlindungan sosial, dan fasilitas fiskal untuk bebe
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Berikut info mengenai program bantuan pemerintah bertajuk Program Pemulihan Ekonomi (PEN) yang berlanjut di tahun 2022.
Sebelumnya ada beberapa bantuan yang sudah diumumkan pemerintah tetap lanjut. Hal ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat.
Kepastian ini kembali disampaikan pemerintah melalui Menteri Koodinator Bidang Perekonimian Airlangga Hartarto.
Apa saja daftar bantuan tersebut, simak ulasannya berikut ini.
Pemerintah mengalokasikan anggaran program PEN tahun 2022 sebesar Rp 451 triliun untuk kesehatan, perlindungan sosial, dan fasilitas fiskal untuk beberapa sektor.
• Login https://eform.bri.co.id/bpum Cek Bantuan UMKM Pakai KTP, Batas Pencairan Desember
Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Minggu 16 Januari 2022 melalui konferensi video.
“Bapak Presiden tadi telah menyetujui beberapa program yang terkait dengan PEN.
Terkait PEN ini disiapkan anggaran di tahun 2022 sebesar Rp 451 triliun dan itu terbagi menjadi tiga, yaitu untuk kesehatan, perlindungan sosial, dan terkait dengan fasilitas fiskal untuk beberapa sektor ataupun UMKM maupun korporasi,” kata Airlangga.
Airlangga memaparkan, pemerintah akan memperpanjang insentif fiskal properti berupa PPN yang ditanggung pemerintah (PPN DTP) sampai dengan Juni 2022.
“Yang sudah disetujui oleh Bapak Presiden yang pertama terkait dengan insentif fiskal properti atau Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah ini disiapkan bahwa perpanjangannya akan dilakukan sampai dengan Juni 2022,” terangnya.
Untuk rumah susun/rumah tapak yang nilainya Rp 2 miliar diberikan PPN DTP sebesar 50% dan diperhitungkan sejak awal kontrak, dan diharapkan rumah bisa diselesaikan dalam waktu sembilan bulan.
Kemudian untuk properti yang harga jualnya Rp 2 miliar-Rp 5 miliar mendapatkan PPN DTP sebesar 25%.
Program berikutnya adalah pemberian fasilitas tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil baru dengan harga penjualan di bawah Rp 200 juta seperti mobil low cost green car atau LCGC.
“PPnBM-nya sekarang adalah 3% di mana di kuartal pertama diberikan fasilitas nol persen artinya 3% ditanggung pemerintah, di kuartal kedua itu 2% ditanggung pemerintah, di kuartal ketiga adalah 1% ditanggung pemerintah, dan di kuartal keempat bayar penuh yaitu sesuai dengan tarifnya yaitu 3%,” ujar Airlangga.
• Proses Penyaluran Bansos PKH 2022 Kapan Cair?
Sementara untuk mobil baru dengan harga Rp 200 juta-Rp 250 juta yang tarif PPnBM-nya 15%, PPnBM akan ditanggung pemerintah sebesar 50% di kuartal pertama.