Fadli Zon, Ahmad Muzani dan Sufmi Dasco Ahmad Diskusi Bahas Pengganti Anies Baswedan di Jakarta?

"Selain itu, mulai melakukan pemetaan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden serta pilkada DKI Jakarta," ucap Wakil Ketua DPR RI itu.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri), Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Anies Baswedan memberikan keterangan pers di Kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Rabu (15/2/2017). Anies Baswedan mengucapkan terima kasih kepada warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suaranya dalam pemilihan kepala daerah di DKI Jakarta. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Jelang pemilu 2024 yang tidak terasa akan datang, sejumlah partai telah melakukan manuver dan juga kajian.

Tiga elite Partai Gerindra, yaitu Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon, melakukan pertemuan di sebuah kafe di Jakarta, Jumat 7 Januari 2021 sore.

Dalam keterangan yang dibagikan kepada awak media, Dasco mengungkapkan pertemuan itu dilakukan dalam rangka mencari cara membantu pemerintah menekan laju Covid-19.

"Ngopi sore untuk Indonesia Raya, bicara tentang cara membantu pemerintah menekan laju Covid," kata Dasco kepada wartawan.

Dasco menambahkan, pertemuan tersebut membahas mengenai Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 dan peta koalisi menuju Pemilihan Presiden 2024.

"Selain itu, mulai melakukan pemetaan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden serta pilkada DKI Jakarta," ucap Wakil Ketua DPR RI itu.

Hitung-Hitungan Jika Prabowo Subianto dan Anies Baswedan Bersanding di Pilpres 2024

"Juga mulai meraba peta koalisi menuju pilpres," lanjut Dasco.

Siapa pengganti Anies?

Berbagai skenario telah disiapkan sejumlah partai besar untuk meramaikan Pilkada DKI pada 2024 mendatang.

Makin hari, suhu politik kian panas, sejumlah nama digembar gemborkan berpotensi jadi pengganti Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Gerindra dan Golkar sudah bersuara sosok jagoan versi masing-masing.

Sementara itu, PDIP masih belum membocorkan jagoannya.

PDIP percaya diri mengusung kader internal untuk bertarung di Pilgub DKI 2024.

Ahok atau Basuki Tjahja Purnama (BTP) Pernah Jadi Narapidana, Apa Boleh Nyalon Sebagai Gubernur?

Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono, mengatakan bahwa partainya memiliki cukup banyak kader internal yang memiliki kapasitas memimpin Jakarta.

Hal itu membuat PDIP tidak perlu melirik kalangan profesional ataupun kader partai lain untuk menatap Pilgub DKI.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved