Breaking News:

Bupati Sintang Ungkap Ada Investor yang Akan Bangun Kereta Gantung di TWA Bukit Kelam

“Nanti ada investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi. Rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam," ungkap Ja

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. BKSDA
Seorang pengunjung berfoto menikmati suasana di tebing gunung kelam saat menikmati Pendakian Via Ferrata di Taman Wisata Alam Gunung Kelam batu tunggal terbesar di dunia yang ada di Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno mengungkapkan ada seorang investor yang tertarik menanamkan invetasi untuk pengembangan wisata di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam, yang berada di Kecamatan Kelam Permai.

Dalam waktu dekat, investor tersebut akan melakukan presentasi ke Pemda Kabupaten Sintang. Jarot menyebut, investor tersebut akan membangun wahana kereta gantung.

“Nanti ada investor dari Jakarta yang akan melakukan presentasi. Rencana pembangunan kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam," ungkap Jarot belum lama ini.

Jarot meminta Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang yang menangani pengelolaan pariwisata di Bukit Kelam agar mempersiapkan diri dan memberikan dukungan kepada investor dari Jakarta yang akan membangun kereta gantung di Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam.

"Saya minta Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat untuk mempersiapkan diri atas rencana tersebut,” harap Jarot.

Akan Ada Pabrik dan Laboratorium Albumin, Kartiyus Ajak Masyarakat Sintang Budidaya Ikan Gabus

Bila pembangunan kereta gantung bisa terwujud di Bukit Kelam, tentu akan menambah daya tarik taman wisata alam yang dikelola Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat.

"Dengan adanya kereta gantung, wisatawan akan bisa menikmati Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam dari dekat dengan pemadangan yang mempesona," jelasnya.

Bukit Kelam ini merupakan sebuah batu monolit gelap yang saat ini dianggap sebagai formasi batu monolit (tunggal) terbesar dan tertinggi di dunia mengalahkan Ayers Rock di Uluru, Australia. Ketinggian bukit kelam mencapai 1.002 mdpl. Bukit kelam jauh lebih tinggi dan besar dibandingkan Ayers Rock yang memiliki tinggi 862 mdpl.

Bukit kelam berlokasi di tengah Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Berjarak sekitar 20 km dari Kota Sintang dengan waktu tempuh 20 menit. Sekitar 395 kilometer dari Kota Pontianak dengan waktu tempuh sekitar 7-8 jam.

Ada 2 (dua) cara/moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju ke sana. Melalui darat dengan bus, atau melalui udara dengan pesawat dari Bandara Pontianak (PNK) Supadio ke Bandara Sintang (SQG)-Tebelian.

Bukit kelam merupakan cagar alam yang kaya flora dan fauna. Karena keanekaragaman hayatinya, Pemerintah menata kawasan tersebut sebagai Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam. Berkunjung ke Bukit Kelam, wisatawan dapat menikmati suasana yang sejuk dan segar sekaligus melihat pemandangan hutan tropis di sekitar. (*)

(Simak berita terbaru dari Sintang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved