Breaking News:

Putra Pasangan Ketua DPRD dan Kadiskes Melawi Jadi Penerima Vaksinasi Anak Merdeka Pertama di Kalbar

Pada launching perdana ini, Ahmad Jawahir mengatakan target sasaran ialah 529 anak yang akan divaksin dengan jenis vaksin sinovac.

Penulis: David Nurfianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, dr. Ahmad Jawahir saat menyuntikkan vaksin pada anaknya saat Launching Vaksinasi Merdeka Anak untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Melawi, di SDN 6 Nanga Pinoh, Sabtu 08 Januari 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Faid Ahsanandaru (7) siswa SD 6 Nanga Pinoh, putra pasangan suami istri Ketua DPRD Melawi, Widia Hastuti dan Kepala Dinas Kesehatan Melawi, dr. Ahmad Jawahir menjadi penerima pertama di Kalbar suntikan vaksinasi Covid-19 untuk usia 6-11 tahun.

Diketahui, Kabupaten Melawi telah melaksanakan Vaksinasi Merdeka Anak. Vaksinasi yang menyasar anak usia 6-11 tahun dapat berjalan karena Melawi satu-satunya kabupaten di Kalbar yang memenuhi syarat capaian vaksinasi.

23.678 anak usia sekolah dasar ini menjadi sasaran vaksinasi yang bakal digelar langsung di sekolah. Pada vaksinasi perdana, Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi menargetkan 529 anak yang akan divaksin.

Saat divaksin, Faid terlihat begitu santai dan tidak ketakutan saat di suntik vaksin oleh Kadiskes Melawi yang merupakan ayah kandungnya.

Putra Ketua DPRD Melawi Jadi Penerima Vaksinasi Anak Merdeka Pertama, Faid : Tidak Sakit

Iapun mengaku tidak merasakan sakit.

"Tidak takut, dan tidak terlalu sakit," ujarnya.

Faid adalah anak pertama yang menerima vaksin di Kabupaten Melawi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Melawi, dr. Ahmad Jawahir mengatakan target vaksinasi sebanyak 23.678 jiwa bagi anak usia 6-11 tahun.

Dengan dukungan Pemda dan Provinsi, pihaknya juga tidak khawatir dengan ketersediaan stok vaksin. “Bila habis tinggal ambil stok vaksin di provinsi. Diharapkan dalam tiga minggu bisa tercapai,” katanya.

Ahmad Jawahir juga menyampaikan pelaksanaan vaksinasi akan digelar langsung di sekolah-sekolah. Dimana petugas kesehatan atau vaksinator datang langsung ke sekolah.

“Perlu peran serta bapak ibu guru untuk memotivasi anak didik dan orang tuanya agar bersedia di vaksin,” pintanya

Pada launching perdana ini, Ahmad Jawahir mengatakan target sasaran ialah 529 anak yang akan divaksin dengan jenis vaksin sinovac.

"Launching pertama ini kita laksanakan di SDN 6 Nanga Pinoh dengan target sasaran 529 anak, jenis vaksin yang digunakan untuk vaksinasi anak merdeka ini ialah sinovac," paparnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Melawi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved