Kapolsek Menjalin Bantu Sukseskan Percepatan Vaksinasi
Ipda Andreas Quinn mengatakan bahwa pihak Kepolisian juga terus mengajak masyarakat Menjalin untuk melakukan vaksinasi agar mencapai 'herd immunity'.
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dalam upaya optimalisasi percepatan vaksinasi di Kabupaten Landak, Pemerintah kabupaten Landak melakukan vaksinasi secara serentak pada 16 Puskesmas seluruh Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, tidak terkecuali pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Menjalin.
Puskesmas Menjalin akan melakukan vaksinasi dari tanggal 3 hingga 7 Januari 2022 ke depan, dengan dosis satu sebanyak 900, jumlah sasaran dan dosis dua sebanyak 361 sasaran, pelaksanaan vaksinasi tersebut juga melibatkan semua pihak termasuk dari TNI dan Polri.
Bahkan, tidak tanggung-tanggung, tim vaksinasi dibagi menjadi 3 gerai vaksinasi dalam sehari, serta menggunakan sistem 'dropping mobile'.
Hal ini disampaikan Kapolsek Menjalin, sebagai wujud pelayanan Pemerintah dalam upaya menjamin kesehatan rakyatnya.
Kapolsek Menjalin Ipda Andreas Quinn mengatakan bahwa pihak Kepolisian juga terus mengajak masyarakat Menjalin untuk melakukan vaksinasi agar mencapai herd immunity.
• Kecelakaan Antara Sepeda Motor di Sengah Temila Landak, Satu Pengendara Dirujuk ke Pontianak
"Kami dari pihak Kepolisian, bersama jajaran Forkompicam tetap mendorong masyarakat Menjalin yang belum tervaksin untuk melakukan vaksinasi. Tidak lain demi mencapai kekebalan kelompok terhadap paparan virus Corona," ucap Andreas di Menjalin pada Senin 3 Januari 2022.
Lebih lanjut Kapolsek Menjalin menggerakkan Bhabinkamtibmas untuk terus mensosialisasikan program vaksinasi sesuai dengan petunjuk teknis dari Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo MSi dalam kegiatan analisa dan evaluasinya beberapa saat lalu.
"Kami juga mengerahkan anggota untuk membantu dan mengamankan kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan Puskesmas Menjalin, tentunya Bhabinkamtibmas sebagai perpanjangan tangan Kepolisian di desa, juga turut menghimbau dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peran vaksin dalam melawan virus ini," terang Andreas. (*)
(Simak berita terbaru dari Landak)