Jadwal Gerhana Bulan Total 2022 yang Bisa Disaksikan di Indonesia
Gerhana ini masuk dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam seri Saros 136 (1680-2960).
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Fenomena alam Gerhana Bulan Total kembali terjadi tahun 2022.
Menurut Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Gerhana Bulan yang terjadi di 2022 dan bisa disaksikan di Indonesia adalah Gerhana Bulan Total.
Gerhana Bulan Total di tahun 2022 akan terjadi pada tanggal 8 November 2022 dengan durasi total 1 jam 24 menit 58 detik.
Gerhana ini masuk dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam seri Saros 136 (1680-2960).
• Tata Cara Sholat Gerhana Bulan Lengkap Bacaan Niat, Kapan Sholat Khusuf Dilakukan ?
Menurut Lapan, puncak gerhana bulan total akan terjadi pukul 18.00.22 WIB dan dapat disaksikan di wilayah Indonesia kecuali Aceh, Sumut Sumbar dan Bengkulu.
Lebar gerhana bulan total kali ini sebesar 1,3589 dengan jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570.
Berikut waktu dan wilayah Indonesia yang dapat menyaksikan gerhana bulan total 8 November 2022:
Awal penumbra: pukul 15.02 WIB, 16.02 Wita dan 17.02 WIT tidak dapat teramati di seluruh wilayah Indonesia.
Awal sebagian: terjadi pukul 16.09 WIB, 17.09 Wita, dan 18.09 WIT, dapat diamati di Papua, Papua Barat, Pulau Seram, Pulau Halmahera, Kepulauan Aru, Kepulauan Kai, dan Kepulauan Tanimbar.
• Niat Salat Gerhana Bulan dan Tata Caranya
Awal total: terjadi pukul 17.16 WIB, 18.16 Wita, dan 19.16 WIT, dapat diamati di Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kaltara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kapuas Hulu.
Puncak gerhana: pukul 18.00 WIB, 19.00 Wita, dan 20.00 WIT, yang dapat diamati dari seluruh Indonesia kecuali Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Bengkulu.
Akhir total: pukul 18.41 WIB, 19.41 Wita, dan 20.41 WIT, yang dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia.
Akhir penumbra: pukul 20.56 WIB, 21.56 Wita, dan 22.56 WIT, yang dapat diamati dari seluruh wilayah Indonesia.
Saat gerhana bulan total, seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi.
Ini dikarenakan konfigurasi antara Bulan, Bumi, dan Matahari membentuk sebuah garis lurus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fenomena-gerhana-bulan-total-samarinda.jpg)