Breaking News:

Kesal Diintip Saat Berduan dengan Pacar di Kos, Pria di Pontianak Aniaya Temannya hingga Babak Belur

tersangka yang sedang berduaan dengan kekasihnya di dalam kamar, mendapati SM mengintip dirinya bersama sang kekasih.

Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
Dok. Polresta Pontianak
Tersangka penganiayaan diamankan Polresta Pontianak 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Kesal diintip saat berduaan dengan kekasihnya di kamar kos, pria di Kota Pontianak berinisial RF (21) menghajar temannya hingga babak belur.

Tidak terima dengan penganiayaan yang dialaminya, korban berinisial SM (21) melaporkan hal itu ke Polresta Pontianak.

Kasar Resktim Polresta Pontianak AKP Indra Asrianto menyampaikan bahwa penganiayaan ini terjadi pada selasa 16 Desember 2021 lalu di sebuah rumah kos yang berada di jalan Karya, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak.

Saat itu, tersangka yang sedang berduaan dengan kekasihnya di dalam kamar, mendapati SM mengintip dirinya bersama sang kekasih.

Kesal dengan hal itu, pelaku langsung memukul korban dan mencekiknya.

Pekerja Bangunan di Sungai Raya jadi Korban Penganiayaan, Polisi Beberkan Kronologinya

Akibat serangan RF,  SM mengalami luka pada pelipis bagian kiri hingga menyebabkan luka dan mengeluarkan darah, serta leher korban terdapat bekas luka cakaran dari cekikan.

Berdasarkan laporan korban, Tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak melakukan serangkaian penyelidikan, dan mendapat informasi bahwa pelaku berada di wilayah pasar Sayur, Kecamatan Batang Tarang, Kabupaten Sanggau.

Pada senin 27 Desember 2021, bersama dengan Polsek Batang Tarang, tim Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak berhasil menangkap pelaku.

"Dari interogasi singkat pelaku mengakui perbuatannya , adapun sebab diduga pelaku melakukan perbuatan tersebut karena kesal dengan korban yang ketahuan mengintip pelaku saat berada di kamar kost dengan pacar nya,''jelas AKP Indra Asrianto.

 Saat ini tersangka yang dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman hingga 5 tahun sudah berada di Polresta Pontianak guna proses hukum lebih lanjut.

[Update Berita seputar Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved