Dapat Rating Tinggi Film di Bioskop, Berikut Review Film Spider-Man: No Way Home, Edisi Kedua
Jon Watts, sutradara Spider-Man: No Way Home, memang tak ingin berbelit-belit untuk menarik perhatian penonton di film ketiganya bersama Marvel Cinema
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Jon Watts, sutradara Spider-Man: No Way Home, memang tak ingin berbelit-belit untuk menarik perhatian penonton di film ketiganya bersama Marvel Cinematic Universe (MCU).
Peter Parker tak pernah menyangka menghabisi Mysterio justru akan menariknya pada masalah yang lebih besar.
Setelah kejadian dalam film kedua itu, Spider-Man kini menjadi musuh publik setelah identitasnya terkuak oleh pengakuan Mysterio.
Sejak anthem Marvel selesai berkumandang, penonton langsung diajak serius memasuki masalah berat yang tengah dihadapi Peter Parker.
• SINOPSIS Ikatan Cinta Rabu 22 Desember 2021, Buku Agenda Hartawan Ditemukan, Tertulis Family Time
Dampak dari pengakuan Mysterio ini juga menyebar hingga MJ, Ned, dan Bibi May.
MJ dan Ned kesulitan mendapat beasiswa untuk melanjutkan sekolah, sedangkan May harus bergelut dengan kekacauan yang timbul setelahnya.
Peter Parker akhirnya meminta pertolongan Doctor Strange untuk mengatasi masalah pelik ini.
Ia meminta agar seluruh dunia melupakan Spider-Man.
Permintaan itu cukup riskan mengingat Strange terpaksa harus membuka multiverse, yang belum banyak diketahui olehnya.
Akibat dari perapalan mantra Strange ini beberapa musuh lama Spider-Man muncul.
Doc Ock, Green Goblin, Lizard, hingga Electro datang silih berganti mencari Spidey.
• Sinopsis Drama Korea Moonshine yang Tayang di Viu, Berikut 3 Fakta Menariknya
Masalah yang dihadapi si manusia laba-laba kini menjadi lebih pelik karena harus melawan musuh-musuh yang pernah dihadapi oleh Spider-Man versi Tobey Maguire dan Andrew Garfield.
Semua berhak mendapatkan kesempatan kedua.
Itulah yang selalu ada di dalam pikiran Peter Parker selama menghadapi permasalahan di film kali ini.
Ia tak ingin memulangkan para musuhnya ke semesta awal hanya dengan membunuhnya.