Breaking News:

Lintang Kemukus Primbon Jawa Berdasarkan Arah Datangnya Komet Jadi Pertanda Baik atau Buruk

Namun pertanda-pertanda alam seperti gerhana matahari, gempa bumi, komet, bintang cahaya, juga menjadi perhitungan sebagai ramalan

Editor: Madrosid
AFP/Rich Fury
Komet Neowise terlihat di Joshua Tree California, AS, Juli 2020 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Memiliki banyak perhitungan, kalender jawa selalu menjadi patokan masyarakat dalam menentukan hari dan tanggal acara.

Konon dalam hitungan hari dan pasaran sebagai weton yang dapat meramalkan nasib seseorang bahkan dalam setiap hari ada hitungan tersendiri, masuk dalam hari baik atau buruk.

Perhitungan kalender jawa untuk primbon ini sangat lengkap dan sudah digunakan sebagai sistem perhitungan sejak jaman kerajaan jaman dahulu.

Makanya primbon itu tidak hanya berisikan perhitungan perkiraan, peramalan nasib, peramalan watak manusia, dan lainnya dari hari dan pasaran, yang disebut sebagai weton.

Namun pertanda-pertanda alam seperti gerhana matahari, gempa bumi, komet, bintang cahaya, juga menjadi perhitungan sebagai ramalan.

Begitu juga dengan binatang-binatang peliharaan pun bisa memberikan firasat-firasat sendiri menurut Primbon Jawa.

Primbon Jumat Kliwon Memiliki Sifat Lakuning Rembulan 10 Desember 2021

Untuk pertanda alam menjadi pembahasan adalah lintang kemukus.

Lintang kemukus atau disebutan komet, bagi sebagian orang Jawa merupakan pertanda alam yang membawa pesan khusus.

Pertanda tersebut diuraikan berdasarkan arah datangnya komet, seperti yang diungkapkan oleh Kitab Primbon Betaljemur Adammakna berikut ini:

Utara

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved