Pesan Airlangga Hartarto di Rapimnas Kadin Indonesia 2021: Manfaatkan Momentum Presidensi G20

Dari sisi ekonomi, Menko Airlangga mengatakan bahwa Pemerintah mengedepankan kebijakan fiskal yang fleksibel, adaptif, dan responsif.

Dok/Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Kemenko Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Rapimnas KADIN Indonesia) di Bali, Jumat 3 Desember 2021. 

Indeks Keyakinan Konsumen pada Oktober tercatat sebesar 113,4 menunjukkan pulihnya kepercayaan dari sisi demand dan PMI Manufaktur yang berada pada zona ekspansif menunjukkan perbaikan di sisi supply.

Investasi hingga Q3 tahun 2021 juga meningkat, dimana realisasinya telah mencapai Rp659 triliun atau meningkat 7,8% dibandingkan periode yang sama tahun 2020.

Sementara itu, adanya investasi di Indonesia saat ini juga mampu menciptakan lebih dari 900 ribu lapangan kerja.

Untuk itu, besaran investasi yang telah dicapai tahun ini akan ditingkatkan lagi targetnya menjadi 1.200 triliun rupiah.

Selanjutnya, Menko Airlangga juga mengungkapkan bahwa hingga bulan Oktober 2021, Cadangan Devisa dan Neraca Perdagangan Indonesia relatif terus meningkat sejak 2019.

Airlangga Hartarto Ungkap Komitmen Pemerintah Untuk Penggunaan Teknologi Hijau yang Ramah Lingkungan

“Dari sisi ekonomi, Indonesia juga memiliki keseimbangan eksternal dan internal yang kuat. Cadangan devisa kita dan nilai ekspor Indonesia tertinggi dalam sejarah. Hal ini didukung surplus neraca perdagangan secara kumulatif yang mencatatkan kenaikan tertinggi selama 10 tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari kenaikan harga komoditas global yang kemudian meningkatkan penerimaan APBN,” tutur Menko Airlangga.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa KADIN Indonesia memiliki peran besar dalam perekonomian nasional.

Untuk itu, KADIN Indonesia diharapkan dapat terus melanjutkan dan memperkuat perannya, termasuk dalam menyukseskan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Bertemakan “Recover together, Recover stronger”, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi global yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, dalam Presidensi G-20 akan ada 3 hal yang akan menjadi fokus utama Indonesia yakni penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi menuju energi berkelanjutan.

“KADIN Indonesia sebagai organisasi tuan rumah Business20 (B20) diharapkan dapat mendukung kerja sama lintas batas dan mengupayakan langkah inovatif. Kita berharap kegiatan ini bisa mendorong transformasi ekonomi, dan KADIN Indonesia jadi pelopor agar target peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tercapai,” pungkas Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MPR RI, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua Dewan Komisioner OJK, Gubernur Provinsi Bali, dan Ketua Umum KADIN beserta seluruh jajaran KADIN Indonesia. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved