Mengungkap Fakta Novia Widyasari Meninggal di Makam Ayahnya - Apakah Boleh Sianida Dijual Bebas?
Kisah Novia Widyasari Rahayu mendadak viral di media sosial khususnya Trending Twitter Indonesia hari ini Sabtu 4 Desember 2021.
Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
"Minuman di botol racun, namun jenisnya apa itu yang masih kami selidiki," sambung Shohibul Yakin.
Namun, pihak keluarga menolak autopsi terhadap jenazah korban.
Sementara, dari hasil visum luar petugas tidak menemukan indikasi keracunan seperti busa di bagian mulut korban.
"Tidak ada busa di mulut dan luka di tubuh korban, memang keracunannya itu tidak kelihatan," ujar AKP Moch Shohibul Yakin.
Menurut pengakuan pihak keluarga, NWR sebelumnya telah mencoba mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumah pada Rabu 1 Desember 2021 awal bulan ini.
Namun upaya mahasiswi salah satu universitas di Malang tersebut digagalkan ibu dan saudaranya.
• Apa Itu Potasium Sianida, Terkandung dalam Sate Beracun yang Sebabkan Anak Driver Ojol Tewas
Tidak Dijual Bebas
Menurut Permendag No 75/MDag/Per/10/2014, sianida tidak dijual bebas.
Untuk mendapatkannya seseorang haruslah memiliki izin atau surat rekomendasi, yang mana ini seharusnya hanya bisa dimiliki oleh lembaga atau laboratorium saja.
Ahli Forensik Universitas Gadjah Mada (UGM), Lipur Riyantiningtyas, mengatakan potasium sianida merupakan jenis racun yang bisa dibeli secara bebas.
Zat ini biasanya digunakan untuk racun tikus.
Jika masuk ke dalam tubuh, racun itu akan mencegah sel menggunakan oksigen.
Akibatnya, sel-sel dalam tubuh akan mati.
“Dalam jumlah yang kecil, sianida akan menimbulkan gejala mual, muntah, sakit kepala, pusing, gelisah, napas sesak dan tubuh lemas,” kata Lipur, Sabtu 1 Mei 2021.
Dalam jumlah besar, potasium sianida bakal membuat orang yang mengonsumsinya turun denyut nadinya hingga hilang kesadaran.