Daftar 25 Negara yang Melaporkan Kasus Covid Omicron ! Cek Apakah Termasuk Indonesia ?
Varian yang disebut B.1.1.529 itu memiliki jumlah mutasi yang luar biasa tinggi, yakni 32 mutasi pada protein spike.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejumlah negara mana saja yang telah melaporkan mendeteksi varian Omicron ?
Terbaru, ada 25 negara yang telah laporkan kasus varian Omicron.
Varian Omicron, varian baru virus corona yang pertama kali terdeteksi di Botswana telah menjadi perhatian masyarakat dan ilmuwan baru-baru ini.
Varian yang disebut B.1.1.529 itu memiliki jumlah mutasi yang luar biasa tinggi, yakni 32 mutasi pada protein spike.
Para ilmuwan waspada karena varian baru ini berpotensi membuat virus lebih mudah menular dan dapat menghindari kekebalan.
(Update berita nasional, internasional dan regional menarik lainnya disini)
• Apa Beda Gejala Covid-19 Varian Omicron dan Delta ?
Melansir CNN, Kamis 2 Desember 2021, berikut ini daftarnya:
- Australia: 7 kasus
- Austria: 1 kasus
- Belgia: 1 kasus
- Botswana: 19 kasus
- Brasil: 2 kasus
- Kanada: 6 kasus
- Ceko: 1 kasus
- Denmark: 4 kasus
- Perancis: 1 kasus (di Pulau Reunion)
- Jerman: 9 kasus
- Hong Kong : 4 kasus
- Israel: 4 kasus
- Italia: 9 kasus
- Jepang: 2 kasus
- Belanda: 16 kasus
- Nigeria: 3 kasus
- Norwegia: 2 kasus
- Portugal: 13 kasus
- Arab Saudi: 1 kasus
- Afrika Selatan: 77 kasus
- Korea Selatan: 5 kasus
- Spanyol: 2 kasus
- Swedia: 3 kasus
- Inggris Raya: 22 kasus
- Amerika Serikat: 1 kasus.
• Satu Kasus Covid Meninggal Awal Bulan Desember di Sintang, Kadiskes Imbau Masyarakat Taat Prokes
Apa yang diketahui terkait Omicron?

Melansir New York Times, Rabu 1 Desember 2021, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyebut Omicron sebagai 'variant of concern' dan memperingatkan bahwa risiko global yang ditimbulkannya sangat tinggi, terlepas dari apa yang digambarkan oleh para pejabat sebagai banyak ketidakpastian.
Sejumlah negara melarang penerbangan dari Afrika Selatan atau melarang masuknya pelancong asing sama sekali.
Tetapi para ahli kesehatan masyarakat mengatakan perlu kehati-hatian menyikapi varian ini, karena belum ada bukti kuat bahwa Omicron lebih berbahaya daripada varian sebelumnya seperti Delta.
Masih banyak yang belum diketahui tentang Omicron, termasuk apakah itu lebih menular dan mampu menyebabkan penyakit yang lebih serius.
Ada beberapa bukti bahwa varian tersebut dapat menginfeksi ulang orang dengan lebih mudah.
Ada tanda-tanda awal bahwa Omicron hanya dapat menyebabkan penyakit ringan.
Tetapi pengamatan itu terutama didasarkan pada kasus-kasus Afrika Selatan di antara kaum muda, yang secara keseluruhan cenderung tidak sakit parah akibat Covid-19.
• Aplikasi Neo Bank Aman atau Tidak ? Apakah Bank Neo Terdaftar di OJK ? Buka Rekening Bank BNC Online
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-orang-mengenakan-masker-saat-berjalan-di-regent-street.jpg)