Breaking News:

Sekda Kayong Utara Optimis Serapan Anggaran KKU Meningkat

ni disebabkan oleh beberapa hal, yang pertama kita memang pelelangan DAK kemarin itu agak terlambat karena ya keterlambatan turunnya Juknis DAK

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK/Jovi Lasta
Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Hilaria Yusnani. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONGUTARA - Sekretaris Daerah Kayong Utara, Hilaria Yusnani menerangkan serapan anggaran untuk APBD Kabupaten Kayong Utara tahun 2021.

"Serapan anggaran untuk APBD Kabupaten Kayong Utara tahun 2021 berdasarkan laporan sampai 30 Oktober tahun 2021 ini sebesar 59,43 persen. Jika kita bandingkan dengan tahun-tahun anggaran sebelumnya atau tepatnya ketika tahun anggaran itu berjalan secara normal memang angka ini kecil," ungkap Hilaria Yusnani, Senin 29 November 2021.

Ia mengatakan, seharusnya pada bulan-bulan Oktober November itu serapan anggaran harusnya telah mencapai 80 persen ke atas.

"Seharusnya pada bulan-bulan Oktober November serapan kita itu harus sudah 80 persen ke atas, namun sekarang secara akumulasi keseluruhan itu baru mencapai 59,43 persen," ucapnya.

Sekda Kayong Utara Hilaria Yusnani Minta ASN Indahkan Instruksi Mendagri

Mengenai hal diatas, Sekda Kayong Utara ini menyebutkan beberapa hal ataupun penyebab dari perkembangan serapan anggaran saat ini.

"Ini disebabkan oleh beberapa hal, yang pertama kita memang pelelangan DAK kemarin itu agak terlambat karena ya keterlambatan turunnya Juknis DAK dari Pusat. Kemudian yang keduanya, adanya refocusing-refocusing anggaran baik yang berkaitan dengan alokasi untuk pendanaan (penanganan) COVID-19 maupun penyesuaian APBD yang berkenaan dengan penyesuaian transfer APBN khususnya DAU," bebernya.

"Jadi tentunya kita memang meminta OPD-OPD untuk menunda beberapa kegiatan fisik, yang berasal dari belanja modal karena kita belum tahu ini yang mana yang bisa tertinggal, mana yang akan dilaksanakan," ujarnya.

Lebih lanjut, Ia mengatakan pada posisi terakhir melaksanakan refocusing dan penyesuaian anggaran itu sekitar bulan Agustus juga masih dilakukan.

"Setelah kondisi anggaran ini stabil, barulah OPD-OPD mulai bekerja, dan posisi itu kita terakhir melakukan refocusing dan penyesuaian anggaran itu sekitar Agustus juga masih sehingga otomatis anggaran itu baru normal berjalannya itu sekitar Agustus-September ke atas," Dia menambahkan.

"Jadi kami sangat memaklumi OPD di dalam menyerap anggarannya itu masih kecil karena kondisi-kondisi tersebut tadi. Ada beberapa OPD memang yang sudah diatas 90 persen realisasinya, tapi ya secara persentase keseluruhan itu tidak memberikan angka yang signifikan. Tapi kita optimis serapan APBD kita bisa mencapai 80 hampir 90 persen," tutupnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Kayong Utara)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved