Breaking News:

Psikologi

Waspada Autisme, Ini 4 Alasan Anak Memukul Kepala Sendiri dan Cara Mengatasinya

Untuk sebagian besar kasus, ternyata balita memukul kepalanya sendiri adalah cara yang mereka gunakan untuk mengekspresikan diri.

freepik.com
Anak kecil bermain mainan di pusat pembelajaran. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Balita atau anak usia dini kerap kali memukul kepalanya sendiri.

Terlebih pada saat menangis hingga mengalami tantrum.

Tak hanya memukul kepala sendiri, anak juga membenturkan kepalanya ke dinding atau lantai rumah.

Untuk sebagian besar kasus, ternyata balita memukul kepalanya sendiri adalah cara yang mereka gunakan untuk mengekspresikan diri.

Seperti yang dikutip dari Bright Side, inilah empat penyebab anak yang memukul kepalanya sendiri dan cara mengatasinya!

1. Mencari Perhatian

Anak balita menggunakan cara head banging atau memukul kepalanya sendiri adalah alat untuk mencari perhatian.

Akibat perhatian yang diberikan orang tua setelah terjadi pemukulan, perilaku tersebut akan berulang-ulang di kemudian hari.

Solusinya, cobalah untuk tidak mempermasalahkannya agar anak memahami bahwa memukul kepala bukan cara baik untuk mencari perhatian.

Sebagai gantinya, ciptakan lingkungan yang aman untuk melindungi mereka dari cedera.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved