Pola Hidup Sehat

JANGAN Anggap Remeh, Dehidrasi Dapat Menyebabkan Penyempitan Pembuluh Darah & Hipertensi

dehidrasi menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan sejumlah cairan, sehingga otak mengirimkan sebuah sinyal untuk melepaskan hormon vasopressin.

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Dehidrasi Dapat Menyebabkan Penyempitan Pembuluh Darah & Hipertensi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Dehidrasi merupakan kondisi ketika kadar cairan dalam tubuh lebih rendah dari yang seharusnya.

Seseorang dapat mengalami kekurangan cairan akibat berbagai hal, diantaranya kurang minum, mengalami muntah atau diare yang berlebih, melakukan aktivitas di luar rumah saat cuaca sedang terik, dan lainnya.

Saat seseorang dehidrasi, tanda dan gejala yang dapat muncul adalah badan lemas, mata tampak lebih cekung, urine berwarna pekat, jarang buang air kecil, jantung berdetak lebih kencang, serta kulit dan bibir yang terlihat kering atau pecah-pecah.

Peningkatan tekanan darah sering ditemukan pada orang-orang yang mengalami dehidrasi jangka panjang.

Pasalnya, dehidrasi menyebabkan sel-sel tubuh kekurangan sejumlah cairan, sehingga otak mengirimkan sebuah sinyal untuk melepaskan hormon vasopressin.

GULA Darah 200 Apakah Normal ? Ini Ciri-ciri Gula Darah Tinggi pada Wanita dan Pria

Ini adalah hormon yang dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat.

Kekurangan cairan pada tubuh juga dapat mengurangi volume darah yang bersirkulasi.

Keadaan ini akan memengaruhi tekanan darah, karena volume darah yang berkurang membuat sirkulasi darah semakin sulit terjadi.

Akibatnya, jantung akan bekerja lebih keras memompa darah ke seluruh tubuh untuk memasok oksigen.

Untuk menjaga agar organ-organ tubuh tetap mendapatkan darah yang mengandung banyak oksigen walaupun jumlah cairan berkurang, tekanan pada pembuluh darah akan meningkat sehingga menjadi penyebab hipertensi (darah tinggi) terjadi.

Mengenali Gejala Dehidrasi Berat

Dehidrasi berat umumnya ditandai dengan rasa sangat haus.

Meski demikian, rasa haus tidak selalu bisa dijadikan patokan.

Misalnya, orang lanjut usia (lansia) biasanya tidak merasa haus meski tubuhnya mengalami dehidrasi.

Dilansir dari alodokter.com, penting untuk memperhatikan gejala dehidrasi berat lain, seperti:

  • Pusing dan linglung
  • Tubuh terasa lemas, lelah, dan ingin pingsan
  • Jarang buang air kecil dan urine berwarna gelap
  • Sakit kepala
  • Kulit terlihat kering

Dehidrasi pada bayi dan anak kemungkinan memiliki gejala yang berbeda.

6 OBAT Batuk untuk Penderita Diabetes, Juga Mampu Mengurangi Kadar Gula Darah hingga 10 Persen

Beberapa gejala bayi atau anak yang mengalami dehidrasi, di antaranya mulut dan lidah kering, menangis tanpa air mata, popok tidak basah selama lebih dari 3 jam, terlihat lesu, atau selalu rewel.

Selain itu, di bagian mata dan pipi bayi serta ubun-ubun anak yang mengalami dehidrasi, akan terlihat cekung. Ia juga terlihat tidak nafsu makan atau minum. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved