Breaking News:

Daniel Johan Desak KLHK Cek DAS Kapuas dan Melawi Terkait Banjir Sintang

Politisi PKB ini mengaku mendapat aspirasi dan pertanyaan dari masyarakat di daerah pemilihannya, Kalimantan Barat, soal respons KLHK terhadap banjir

Editor: Nasaruddin
Tangkapan layar Youtube DPR RI
Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV dengan Eselon I KLHK, Senin 22 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Anggota Komisi IV DPR, Daniel Johan menanyakan langkah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait banjir di sejumlah wilayah di Kalimantan.

Politisi PKB ini mengaku mendapat aspirasi dan pertanyaan dari masyarakat di daerah pemilihannya, Kalimantan Barat, soal respons KLHK terhadap banjir di Sintang, Kalimantan Barat.

"Tentu kami ingin menanyakan banjir Sintang dan 6 kabupaten lain sampai sekarang belum juga surut. Bagaimana tindakan yang sudah dilakukan oleh KLHK? Kami minta mendesak agar KLHK segera turun ke lapangan," kata Daniel dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi IV dengan Eselon I KLHK, Senin 22 November 2021.

BPBD Melawi Ungkap Dampak Banjir, Syafarudin: Belum Ada Wilayah yang Kembali Terendam Banjir

Daniel kemudian bertanya langsung kepada Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono yang hadir mewakili Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar tentang respons pihaknya menghadapi banjir Sintang.

Bambang pun mengeklaim, pihaknya baru turun ke Sintang pada hari ini hingga Jumat (26/11/2021).

Namun, Bambang tak menjelaskan apa yang dilakukan KLHK saat turun ke Sintang mulai hari ini, apakah dalam tujuan memberikan bantuan atau sekaligus melakukan kajian mendalam terkait penyebab banjir.

"Ya, karena banyak yang menanyakan di dapil saya, ini ibu Siti kok belum kelihatan, saya bilang anak buahnya akan segera turun," ucap Daniel.

Menyikapi banjir di Kalbar, Daniel mendesak dua hal penting yang harus dilakukan KLHK.

Pertama, KLHK diminta untuk mengecek lingkungan dengan memeriksa Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas dan DAS Melawi.

BANJIR Sintang Belum Surut Total, Zakaria Bawa Istri ke Sambas Usai Tiga Kali Pindah Mengungsi

Menurut dia, hal tersebut penting dilakukan karena kondisi dua DAS tersebut sangat kritis, sehingga diperlukan pemulihan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved