Pola Hidup Sehat
Meloxicam 15 mg Obat Apa ? Ketahui Efek Samping dan Bahaya Obat Meloxicam
Meloxicam merupakan obat antiinflamasi nonsteroid yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia yang akan....
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Meloxicam adalah obat untuk mengurangi rasa nyeri, bengkak, dan kaku pada sendi.
Meloxicam sering digunakan untuk mengatasi nyeri akibat rheumatoid arthritis dan asam urat.
Obat ini termasuk ke dalam golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).
Meloxicam merupakan obat antiinflamasi nonsteroid yang bekerja dengan cara menghambat pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia yang akan menyebabkan munculnya tanda dan gejala radang, termasuk bengkak dan nyeri, saat tubuh mengalami cedera.
Dengan dihambatnya pembentukan prostaglandin maka gejala radang akan mereda.
• CATAFLAM Obat Sakit Gigi Asam Urat dan Nyeri Haid, Kenali Efek Samping dan Aturan Pakainya
Efek Samping dan Bahaya Meloxicam
Beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah menggunakan meloxicam adalah:
- Sakit perut.
- Mual atau muntah.
- Diare.
- Perut kembung.
- Pusing atau sensasi seperti berputar.
Konsultasikan dengan dokter jika efek samping di atas tidak segera mereda atau justru makin berat.
• 11 OBAT Kolesterol Paling Bagus Rekomendasi Dokter, Kenali Ciri-ciri kolesterol Tinggi dan Asam Urat
Anda perlu segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius, seperti:
- Perdarahan saluran pencernaan, yang bisa ditandai dengan gejala berupa muntah darah atau buang air besar berdarah.
- Gagal jantung, yang bisa ditandai dengan gejala berupa kenaikan berat badan yang tidak biasa, lelah yang tidak biasa, bengkak di kaki.
- Mudah memar.
- Gangguan fungsi ginjal, yang bisa ditandai dengan gejala berupa jarang buang air kecil atau jumlah urine yang sangat sedikit.
- Gangguan fungsi hati, yang bisa ditandai dengan gejal berupa penyakit kuning, urine berwarna gelap, sakit perut yang berat, atau mual dan muntah yang terus menerus.
- Sakit kepala yang terus-menerus atau semakin memberat.
• 6 OBAT Batuk untuk Penderita Diabetes, Juga Mampu Mengurangi Kadar Gula Darah hingga 10 Persen
Dosis dan Aturan Pakai Meloxicam
Dosis meloxicam akan ditentukan oleh dokter sesuai dengan kondisi, usia, dan bentuk sediaannya.
Secara umum, berikut ini adalah dosis meloxicam untuk mengatasi gejala radang sendi, termasuk pada ankylosing spondylitis, osteoarthritis, atau rheumatoid arthritis, berdasarkan bentuk obatnya:
- Bentuk tablet
Dewasa: 7,5–15 mg per hari.
Lansia: 7,5 mg per hari.
Anak-anak ≥60 kgBB: 7,5 mg per hari.
- Bentuk suppositoria
Dewasa: 1 kapsul suppositoria per hari.
Untuk meloxicam dalam bentuk suntik, dosisnya akan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi pasien. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/meloxicam-15-mg-obat-apa-ketahui-efek-samping-dan-bahaya-obat-meloxicam.jpg)