Sedang KRYD Ops Yustisi, Polsek Sengah Temila Jaring 4 Pelajar Tak Pakai Helm
"Mereka yang kedapatan tidak memakai masker mau pun Helm, kemudian diberikan himbauan, teguran lisan, dan diperintahkan untuk putar balik arah," ujar
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Dalam rangka mendisiplinkan warga untuk tetap patuhi Protokol Kesehatan (Prokes), jajaran Polsek Sengah Temila tak henti-hentinya melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Ops Yustisi pada Kamis 18 November 2021.
Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulianus Van Chanel menjelaskan bahwa KRYD Operasi Yustisi di jalan raya tepatnya di depan Mako Polsek adalah dengan sasarannya masker, helm, kenalpot bising, dan jaring pengaman pengangkut Tandan Buah Segar (TBS).
Kemudian dalam KRYD Operasi Yustisi kali ini, pihaknya juga menjaring empat orang pelajar yang ketika berkendara sepeda motor didapati tidak menggunakan helm.
"Mereka yang kedapatan tidak memakai masker mau pun Helm, kemudian diberikan himbauan, teguran lisan, dan diperintahkan untuk putar balik arah," ujar Ipda Yulianus Van Chanel.
• Perpanjangan MOU Dengan Pemda Landak, Kajari: Akan Ditingkatkan Lagi
Dijelaskan Kapolsek, KRYD Operasi Yustisi ini tentunya adalah dalam rangka kepedulian Pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid 19.
Serta penertiban pelanggaran berlalu lintas, dan ntuk membangun masyarakat tertib dengan Protokol Kesehatan Covid-19.
"Tak hanya melakukan penegakan disiplin Prokes di jalan, kita juga menertibkan kenalpot bising," katanya.
Selain itu juga menghimbau kepada sopir truk pengangkut buah kelapa sawit agar muatan ditutup dengan jaring pengaman.
"Karena dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan lain jika ada yang terjatuh,” tegas Kapolsek. (*)
(Simak berita terbaru dari Landak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolsek-sengah-temila-ipda-yulianus-van-chanel-saat-memb234.jpg)