Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah, Telur Kobra Menetas Oktober hingga Maret
Sebab, ular termasuk jenis hewan yang berbahaya, bahkan pada sebagian jenis ular dapat menyebabkan kematian.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aji Rachmat, Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, mengatakan, bulan September, Oktober hingga Maret adalah waktu menetasnya telur ular kobra dan beberapa ular lainnya yang sudah dikeluarkan induknya 2-3 bulan lalu.
Setelah telurnya menetas, biasanya anak ular akan langsung bergerak ke segala penjuru arah demi mencari air dan sumber makanan.
Karena itu, penting bagi kita untuk melakukan langkah pencegahan agar ular tak masuk ke rumah.
Sebab, ular termasuk jenis hewan yang berbahaya, bahkan pada sebagian jenis ular dapat menyebabkan kematian.
Di rumah, tempat-tempat yang biasanya menjadi sasaran masuk ular adalah loteng, toilet, atau lemari.
• BPBD Melawi Benarkan Ada Siswa Tenggelam di Menukung, Berikut Kronologinya
Cara mencegah ular masuk rumah
- Memangkas rumput
Rumput-rumput di pekarangan rumah bisa menjadi tempat persembunyian bagi ular.
Untuk mencegahnya, Anda perlu memangkas rumput-rumput di halaman yang sudah mulai meninggi.
Ini perlu dilakukan secara rutin untuk meminimalisir tempat yang bisa menjadi persembunyian ular.
Tak hanya itu, agar lebih optimal, Anda bisa memasangkan pagar anti ular yang terbuat dari terpal, plastik, plastik, jaring baja, atau jaring penangkap.
• Daftar Lokasi Gerhana Bulan Sebagian 19 November 2021 di Indonesia
- Basmi tikus yang berkeliaran
Salah satu daya tarik ular masuk ke pemukiman adalah tersedianya sumber makanan.
Di hunian manusia, tidak jarang tikus berseliweran sehingga ini akan menarik perhatian bagi ular.
Maka dari itu, untuk mencegah ular masuk rumah, ada baiknya untuk memastikan tidak ada tikus mendiami rumah Anda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-ular-kobr-cara-mencegah-ular-masuk-rumah.jpg)