BPBD Melawi Benarkan Ada Siswa Tenggelam di Menukung, Berikut Kronologinya
"Betul satu pelajar SMA Kelas XI bernama Apin, meninggal dunia akibat tenggelam tadi pagi," ujarnya kepada Tribun. Sabtu 13 November 2021
Penulis: David Nurfianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Bencana banjir Kabupaten Melawi kembali memakan korban jiwa, seorang pelajar asal Desa Landau Leban Kecamatan Menukung dikabarkan tewas tenggelam di Komplek Pasar Menukung.
Diketahui saat ini kondisi banjir di komplek pusat pasar Desa Menukung Kota semakin meluas menggenagi permukiman, dengan ketinggian bervariasi mencapai 1,5 sampai 3 meter.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Melawi Syafarudin membenarkan ada seorang siswa yang tenggelam di Menukung.
"Betul satu pelajar SMA Kelas XI bernama Apin, meninggal dunia akibat tenggelam tadi pagi," ujarnya kepada Tribun. Sabtu 13 November 2021.
Dikatakan Syafarudin Korban meninggal akibat tenggelam saat menyelam ingin mengamankan kabel dan terminal listrik yang terendam banjir di komplek pasar Desa Menukung Kota.
• Banjir Melawi Kembali Telan Korban Jiwa, Seorang Pelajar di Menukung Meninggal Akibat Tenggelam
"Tapi saat menyelam korban sudah tidak timbul lagi, ada tiga rekannya yang berada di situ namun tidak ikut menyelam. Menyadari korban tak kunjung naik kepermukaan mereka langsung mencari korban," jelasnya.
Syafarudin menyebutkan korban merupakan warga Desa Landau Leban, Kecamatan Menukung Kabupaten Melawi.
Lanjutnya, setelah ditemukan Korban sempat di bawa ke rumah praktek perawat, namun nyawa korban tidak sempat terselamatkan.
“Korban sempat di bawa ke rumah praktek perawat dan sempat mendapat pertolongan, namun nayawa korban tidak bisa yerselamatkan," pungkasnya. (*)
(Simak berita terbaru dari Melawi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/apin-siswa-kelas-xi-sma-asal-desa-landau-leban-325.jpg)