Penulisan Daftar Pustaka yang Benar Adalah Seperti Ini ! Cek Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

Supaya tidak bingung ketika menuliskan daftar pustaka, simak penjelasan tentang daftar pustaka dan cara menuliskan daftar pustaka dari berbagai sumber

Tayang:
Editor: Jimmi Abraham
Gramedia.com
Ilustrasi menulis daftar pustaka. 

Tetapi American Psychological Association atau APA menganjurkan untuk menuliskan nomor halaman dari sumber yang menjadi acuan. Jika kamu menganggap mencantumkan nomor halaman dapat membantu pembaca karya ilmiah mu, maka tidak ada salahnya untuk menuliskan nomor halaman. sebaiknya, diskusikan hal ini dengan dosen pembimbing, atau tutor mu.

Contoh kutipan tidak langsung:

Hal ini dikemukakan oleh Goffman (1951) yang berpendapat bahwa laki-laki cenderung memilih pasangan yang memiliki status sosial yang sama dengannya.

Atau bisa juga dengan cara : Pada tahun 1950, Goffman melakukan penelitian tentang keterkaitan antara laki-laki dengan status sosial.

Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Benar

Ada beberapa poin yang perlu diperhatikan dalam menulis daftar pustaka yaitu;

  • Daftar pustaka ditulis berdasarkan urutan abjad nama belakang sang penulis.
  • Daftar pustaka yang memiliki penulis yang sama, diurutkan berdasarkan tanggal publikasi yang paling awal.

Beberapa elemen yang harus dituliskan dalam daftar pustaka: nama penulis, tahun publikasi / terbit, judul buku atau karya ilmiah, tempat terbit dan nama penerbit.

1. Cara  Menulis Daftar Pustaka dari Buku

Secara umum berikut ini adalah format penulisan daftar pustaka dari buku :

Nama Belakang, Nama Depan. (Tahun). Judul Buku. Kota: Penerbit Buku.

Contoh : Hirata, Andrea. (2006). Sang Pemimpi. Yogyakarta: Bentang.

Jadi komponen-komponennya adalah :

a. Nama penulis
Tulis nama belakang penulis lebih dahulu baru disusul dengan tanda koma dan inisial nama depannya. Jika di dalam buku terdapat gelar-gelar penulis, maka gelar-gelar tersebut tidak perlu ditulis di dalam daftar pustaka.

Contoh:

  • Lestari, Dewi.

Jika ada dua atau lebih nama penulis yang tercantum di sumber acuan, hanya nama penulis pertama yang dibalik, sisanya tidak perlu. Jangan lupa untuk menambahkan ‘dan’ di antara pengarang kedua dan ketiga.

Contoh: Lestari, Dewi dan Selo Soemardjan.

  • Lestari, Dewi. Marta Susilo., dan Selo Soemardjan.

Jika penulis buku acuan yang kamu gunakan lebih dari tiga penulis, maka tulis nama pengarang pertama dengan dibalik, dan ditambah ‘dkk’ (dan kawan-kawan).
Contoh: Lestari, Dewi dkk.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved