Tinggi Genangan Air Terus Meningkat, Kabupaten Sintang Perpanjang Libur Sekolah

Sekolah yang tergenang banjir, agar Kepala Sekolah dapat segera membuat laporan tertulis termasuk laporan pasca banjir kepada Disdikbud

Tayang:
Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Banjir pasang yang melanda kota Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, masih terus meningkat. Sejumlah ruas jalan utama lintas kabupaten mulai terendam. Seperti di ruas jalan Lintas Melawi. Sejak beberapa hari terakhir, ruas jalan lintas kabupaten Sintang-Pontianak-Kapuas Hulu, ini terendam banjir luapan sungai kapuas. 

Sepinggang Orang Dewasa
Ketinggian air di sejumlah ruas jalan utama di Kota Sintang, kemlai naik. Satu di antaranya Jalan Lintas Melawi yang merupakan akses utama trans Kalimantan yang menghubungkan tiga kabupaten, yakni Sekadau, Sintang, dan Kapuas Hulu.

Tinggi genangan air diperkirakan sekitar satu meter atau sekitar sepinggang orang dewasa. Hingga saat ini jalur hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda empat double gardan serta kendaraan yang memiliki ketinggian yang cukup menginggat debit air masih terus mengalami kenaikan.

Sementara itu untuk kendaraan roda dua terutama motor bebek dan motor matic, disarankan untuk tidak melintasi jalur tersebut dikarenakan debit air cukup tinggi dan dapat membanjiri bagian dalam mesin.

"Saat ini debit air masih tinggi. Di jalan lintas melawi ketinggian kurang lebih sepinggang orang dewasa, atau kurang lebih 1 meter," kata Aipda Asep Suryaningrat, anggota Satlantas Polres Sintang, Jumat 5 November 2021.

Mengingat mobilitas masyarakat yang cukup tinggi, ditambah jalur tersebut merupakan jalur vital dan merupakan akses satu-satunya penghubung antarkabupaten, sejumlah kendaraan besar lalu lalang membantu masyarakat khususnya pengguna kendaraan roda dua yang akan melintas, memberikan tumpangan kepada para pengguna jalan dengan menaikkan kendaraan tersebut ke atas bak terbuka guna melewati hadangan banjir.

Tidak hanya itu, satu di antara perusahaan jasa konstruksi juga turut berpartisipasi dalam menyedikan truk tronton pengangkut alat berat yang dapat digunakan bagi kendaraan roda dua untuk melintasi jalur tersebut secara gratis bagi kelancaran mobilitas masyarakat.

Di simpang 5 Tugu Adi Pura, tim gabungan TNI Polri dan Pemda Sintang, sudah membuat posko. Saat ini debit air naik sekitar 15-20 cm. Polres Sintang Terus upayakan bantu warga yang kesulitan dalam melewati jalur yang Terendam banjir. Urdokes Polres Sintang juga menyediakan Pelayanan Kesehatan bagi warga yang membutuhkan.

"Untuk jalur yang tidak bisa dilintasi khsususnya sepeda motor kurang lebih panjangnya 1 km di lintas Melawi. Kami menyediakan angkutan gratis bagi sepeda motor maupun orang, disediakan TNI-Polri, dan pengusaha. Roda empat, seperti jenis Agya atau Ayla dan seterusnya, saat ini tidak memungkinkan melintas jalur lintas Melawi. Kami sarankan pengguna mobil tidak melintas," imbau Asep.

Kerahkan 29 Casis
Kabag Sumda Polres Sintang, AKP Samsul Bahri beserta Personil Bag Sumda, turun langsung dampingi 29 Casis Diktuk Bintara Polri Gelombang I T.A 2022 di Polres Sintang. Mereka membantu rekayasa Jalan Protokol Lintas Melawi yang terendam banjir akibat debit air yang terus meluap serta membantu mendirikan Posko Banjir dan Tenda Dapur Umum Polres Sintang.

Pada kesempatan Aksi aemanusiaan saat kondisi banjir tersebut para Casis yang telah mendapatkan gemblengan Diklat Mandiri kurang lebih 2 Bulan di Polres Sintang, selain melakukan kegiatan pengaturan arus lalu lintas pada titik-titik yang cukup dalam dan berlubang juga membantu warga masyarakat yang kedapatan mogok saat melintasi jalur jalan lintas Melawi.

"Para Casis ini telah kita gembleng secara Diklat Mandiri dan mereka telah dibekali dengan beberapa kemampuan kepolisian. Setidaknya para Casis telah dibekali dengan kemampuan dasar kepolisian dan hal ini langsung dapat diimplementasikan kan mereka di lapangan pada saat kondisi banjir seperti ini," kata Kabag Sumda AKP Samsul.

Sopir Terjebak
Puluhan sopir terjebak banjir di ruas jalan Sintang-Melawi sejak 4 hari terakhir. Kapolsek Belimbing, Melawi, AKP Nono Partoyuwono, dan jajaran membagikan nasi bungkus dan air mineral kepada 50 sopir ekpedisi yang terjebak banjir, di Desa Batu Nanta.

“Pengemudi truk terjebak banjir, sudah 3 hari 4 malam. Sejak hari minggu tidak bisa melintasi titik banjir yang berada di Desa Batu Nanta,” kata Kapolsek. 

Pembagian logistik berupa air mineral dan nasi bungkus tersebut diberikan kepada sopir ekspedisi pada Kamis malam. “Sopir ekspedisi kurang lebih 50 orang yang tidak bisa melewati genangan air banjir di Desa Bantu nanta,” katanya.

Sebagaimana diketahui, banjir merendam sejumlah ruas jalan provinsi Lintas Melawi yang menghubungikan Melawi dan Sintang, tepatnya di Kecamatan Belimbing. Hal ini menyebabkan akses kendaraan roda dua maupun roda empat terputus. Beberapa kendaraan terpaksa berhenti di Desa Batu Nanta, sembari menunggu debit air surut. Bahkan di bukit mantok, ketinggi air mencapai 1,5 meter.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved