Penanganan Covid

Aturan Baru Perjalanan Darat Setelah Aturan Lama Dicabut, Wajib Antigen Maksimal 1x24 Jam

Aturan ini sebelumnya diberlakukan Kementerian Perhubungan untuk perjalanan darat minimal 250 kilometer atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau

Editor: Nasaruddin
KOMPAS.com/Ihsanuddin
Gerai swab tes Quick Test di BSD, Tangerang, Senin 1 November 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pemerintah resmi mencabut aturan yang mengharuskan penggunaan hasil tes PCR/Antigen untuk pelaku perjalanan mobil dan motor dengan jarak 250 kilometer.

Aturan ini sebelumnya diberlakukan Kementerian Perhubungan untuk perjalanan darat minimal 250 kilometer atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau Jawa-Bali.

Dalam aturan itu, mewajibkan pelaku perjalanan untuk tes PCR maksimal 3x24 jam atau antigen maksimal 1x24 jam sebelum perjalanan.
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati membenarkan pencabutan aturan itu.

Syarat Penerbangan Pakai Hasil Tes Antigen Mulai Berlaku Rabu 3 November 2021

"Sudah dicabut," ujar Adita kepada Kompas.com, Rabu 3 November 2021.

Kemenhub imbuhnya telah melakukan penyesuaian syarat perjalanan orang dalam negeri pada transportasi darat, laut, udara, maupun perkeretaapian di masa pandemi Covid-19.

Penyesuaian dilakukan dengan menerbitkan 4 (empat) Surat Edaran (SE).

“Keempat SE Kemenhub ini diterbitkan merujuk pada terbitnya Instruksi mendagri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 dan SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 22 Tahun 2021,” kata dia.

“Keempat SE ini terbit pada Selasa, 2 November 2021, menggantikan empat SE sebelumnya yaitu SE Nomor 86 (dan perubahannya SE No. 90), 87 (dan perubahannya SE No. 91), 88 (dan perubahannya SE No. 93), dan 89 (dan perubahannya SE No. 92) Tahun 2021, yang sudah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku,” jelas Adita.

Syarat Baru Perjalanan Udara Laut dan Darat Oktober sampai November 2021 Sesuai Inmendagri

Adapun aturan baru yang berlaku terkait perjalanan darat, menggunakan kendaraan bermotor perseorangan, kendaraan bermotor umum dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di wilayah Pulau Jawa dan Pulau Bali serta di wilayah luar Pulau Jawa dan Pulau Bali yang ditetapkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri sebagai daerah dengan kategori PPKM Level 3, PPKM Level 2, dan PPKM Level 1, wajib menunjukkan:

- Surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan

- Kartu vaksin (minimal vaksin dosis pertama).

Khusus perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan bermotor perseorangan, kendaraan bermotor umum, transportasi sungai, danau, dan penyeberangan, dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen.

Sementara itu, syarat penerbangan menggunakan hasil negatif tes antigen mulai berlaku Rabu 3 November 2021.

Hal itu disampaikan juru bicara Kemenhub, Adita Irawati Rabu 3 November 2021.

"Khusus untuk udara (aturan terbaru) berlaku mulai 3 November 2021 pukul 00.00 WIB," kata Adita.

Adita mengungkapkan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan menyesuaikan syarat penerbangan dengan aturan terbaru.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Aturan Wajib PCR/Antigen Perjalanan Darat 250 Km Dicabut, Ini Revisinya"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved