Cara Menyimpan Makanan Biar Tahan Lama Secara Alami Tanpa Perlu Masuk Kulkas
Cara menyimpan atau mengawetkan makanan secara alami tanpa perlu masuk dalam kulkas...
Respirasi anaerobik adalah proses pernapasan yang dilakukan tanpa oksigen.
Lactobacilli menghasilkan asam laktat, produk sampingan kimia dari respirasi anaerobik.
Asam laktat ini berfungsi untuk mempertahan massa otot dari daging mamut.
Dengan bantuan suhu rendah dan kandungan oksigen dari air danau yang rendah, pengawetan semakin berhasil.
Mengubur di Tanah Rawa
Sayangnya, danau kecil tidak tersedia di setiap daerah, sehingga manusia kuno harus memikirkan cara pengawetan yang lain.
Mengubur makanan adalah cara lain yang cerdik untuk menjaga makanan tetap segar.
Dengan melakukan penguburan bahan makanan, penyebab pembusukan seperti sinar matahari, panas, dan oksigen tidak bisa menyentuh makanan.
Nah, tanah yang dipilih tidak boleh sembarangan, teman-teman.
Maka, manusia kuno memilih tanah rawa yang lembap, rendah oksigen, dan mengandung asam.
Rawa adalah lahan basah air tawar dari tanah lunak yang sebagian besar terdiri dari bahan tanaman yang sebagian sudah membusuk, yang disebut gambut.
Kondisi ini tentu saja mendukung proses pengawetan makanan.
Bahkan, pada masa peradaban kuno di Eropa Utara, orang mengawetkan mentega ke dalam rawa.
Ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap gumpalan zat lilin yang tergenang air.
Setelah melakukan analisis kimia, ternyata zat lilin tersebut merupakan produk susu.
Wah, walaupun belum ada teknologi pengawet makanan, manusia kuno sudah menemukan cara unik untuk menyimpan makanan, ya.
(Berita Terkait Lainnya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cara-menyimpan-makanan-biar-tahan-lama-secara-alami-tanpa-perlu-masuk-kulkas.jpg)