Berita Video

Kreatif, Inilah Motor Amfibi Modifikasi Terabas Banjir di Sintang

Pemandangan tak biasa itu sontak menarik perhatian warga yang berada di atas perahu di Jalan Raya Mensiku, Kecamatan Sintang

Editor: Jamadin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Seorang pengendara sepeda motor dengan santainya menggeber gas menerabas banjir. Padahal, ruas Jalan Sintang-Binjai yang sejak beberapa hari terakhir lumpuh total akibat banjir. Videonya pun viral di media sosial.

Disaat semua kendaraan darat digantikan perahu untuk melintasi genangan banjir, pemandangan tak biasa justru ditunjukan oleh pengendara ini.

Dengan santainya, pengendara tersebut memilas gas di atas sepeda motor melewati genangan banjir yang diperkirakan sedalam lebih dari 1 meter.

Pemandangan tak biasa itu sontak menarik perhatian warga yang berada di atas perahu di Jalan Raya Mensiku, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. “Mantap, Bang,” kata seorang pria memuji pengendara tersebut.

Sepeda motor yang digunakan pengendara ini, tidak biasa. Bukan kendaran roda dua pada umumnya.

Sebab, Sepeda motor umumnya tidak digunakan untuk menerobos genangan air atau banjir. Jika dipaksa, dapat mempengaruhi pembakaran di mesin, busi basah, motor mogok.

Sepeda motor pengendara ini beda. Versi motor Amfibi yang dapat dipergunakan untuk di darat dan di air.

Sepeda motor Amfibi itu, milik Bambang, warga Desa Mensiku, Kecamatan Binjai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Sejumlah Warga Ngungsi di Tenda Karena Banjir Sintang Belum Surut, Pemprov Kalbar Bantu 15 Ton Beras

Sepeda motor Bambang sudah dimodif. Ada sayap di samping kanan dan kirinya.

"Iya, Bang. Itu video saya kemarin lewat jalan negara Binjai-Sintang, banjir. Yang lain pakai speed. Banyak jalan putus" kata Bambang kepada Tribun Pontianak, Jumat 29 Oktober 2021.

Motor yang dimodifikasi Bambang, sepeda motor bebek biasa. Dia mulai merakit kendaraan tersebut sudah sejak banjir tahun 2019.

Ruas jalan Sintang-Binjai, memang sering lumpuh terendam banjir. Apalagi, di jalan Desa Simba Raya.

"Asalnya sepeda motor bebek biasa. Saya modifikasi. Modifnya, sih, saya bikin pas banjir tahun 2019, dipakai untuk kedua kalinya tahun 2021, tahun 2020 ndak dipakai," kata Bambang.

Agar bisa melintasi banjir, Bambang merakit sayap sisi kanan kiri di sepeda motornya. Dia menyebutnya, sebagai pelampung. "Bisa bongkar pasang pelampungnya," katanya.

Ide memodifikasi motor muncul begitu saja. Dia menyebutnya, ide dari alam. Pengaruh alam yang dimaksud Bambang, yaitu banjir.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved