RAPAT Tim Pora, Kanwil Kumham Kalbar Fokus Perkuat Stategi Pengawasan Keimigrasian di Batas Negara
Kepala Divisi Keimigrasian, Pamuji Raharja mewakili Kepala Kantor Wilayah berharap agar kegitan ini dapat memperkuat kedaulatan Indonesia dengan Malay
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Demi meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas masuknya orang asing di perbatasan Provinsi Kalimantan Barat, Kanwil Kemenkumham Kalbar mengadakan Rapat Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di Ballroom Hotel Ibis Pontianak pada Selasa 19 Oktober 2021.
Kegiatan ini digelar berdasarkan Undang-Undang No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang mengamanatkan agar pengawasan orang asing ini dilakukan secara terkoordinir diantara instansi pemerintah melalui Pembentukan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim PORA) baik di tingkat pusat maupun di daerah.
Kepala Divisi Keimigrasian, Pamuji Raharja mewakili Kepala Kantor Wilayah berharap agar kegitan ini dapat memperkuat kedaulatan Indonesia dengan Malaysia.
• Resmi dilantik, Jumedi Pimpin Rutan Kelas IIB Landak
“Kehadiran Tim Pengawasan Orang Asing khususnya di Provinsi Kalimantan Barat ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka mengawal dan menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan negara”, jelasnya.
Pamuji juga menegaskan bahwa sinergitas ini akan tercapai jika masing-masing instansi yang ada dapat aktif mengambil peran dalam pengawasan dilapangan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing Kementerian/Lembaga, serta aktif berupaya meningkatkan intensitas komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan.
Sebelumnya, Samuel Pangihutan Pangabean selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Rapat Tim PORA menyampaikan bahwa maksud dari pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan rapat tim pengawasan orang asing dapat terjadi pertukaran informasi antara anggota Tim Pora tentang perlintasan dan perbatasan yang sangat memerlukan perhatian khusus terkait dengan mulai dari masuknya orang asing, pengawasannya, keberadaan dan kegiatannya di wilayah Kalimantan Barat.
Hadir dalam kegiatan rapat Tim PORA ini dari Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar yaitu Kepala Divisi Administrasi, Anggiat Ferdinan, Plt. Kepala Divisi Pemasyarakatan, Eka Jaka Raswana. Kemudian dari UPT Keimigrasian hadir seluruh Kepala UPT secara langsung.
Komitmen dan antusiasme dari anggota Tim PORA juga terlihat dari hadirnya perwakilan dari Kesatuan Bangsa dan Politik Kalbar, Badan Intelijen Negara Kalbar, Intelkam Polda Kalbar, Intelijen Kodam XII Tanjung Pura Kalbar, Intelijen Kejaksaan Tinggi Kalbar, Intelijen Lanud Supadio Kalbar, Kanwil Direktorat Bea Cukai Kalbar,
Badan Narkotika Nasional Kalbar, Kanwil Kemenag Kalbar, Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Kalbar, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Kelautan dan Perikanan Kalbar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kalbar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar,
Dinas Kepemudaan dan Olahraga dan Pariwisata Kalbar, Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar, Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalbar, Upt Pengawas Ketenagakerjaan, Upt Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Pontianak, Sub Satgas kapuas BAIS Kalimantan Barat, Biro Hukum Sekda Kalbar.
Selanjutnya Kegaiatan dilanjutkan dengan sesi sharing informasi dan diskusi yang dimoderatori oleh JFT Analis Keimigrasian Madya, Subandriani bersama seluruh peserta Tim PORA untuk menghasilkan saran dan masukan untuk membahas stategi pengawasan keimigrasian di perbatasan Negara dan didalam Provinsi Kalimantan Barat.
Bertindak sebagai narasumber, Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Samuel Pangihutan Pangabean mengatakan bahwa selain berbagi informasi, hasil dari rapat ini juga tidak menutup kemungkinan untuk menghasilkan startegi untuk melakukan operasi gabungan apabila memang dibutuhkan. (*)
Update Informasi Seputar Kota Pontianak