Breaking News:

Dokter Beberkan Kondisi Korban Pembunuhan oleh Anak Kandung di Matang Danau, Kecamatan Paloh Sambas

Dokter umum di Puskesmas Paloh, dr Helixyap mememberkan kondisi dua orang korban yang meninggal dunia dan dua korban yang mengalami luka-luka akibat a

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
Anggota Kepolisian, dari Polres Sambas saat mengamankan pelaku pembunuhan di Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. (Istimewa) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dokter umum di Puskesmas Paloh, dr Helixyap mememberkan kondisi dua orang korban yang meninggal dunia dan dua korban yang mengalami luka-luka akibat aksi penganiayaan yang menghilangkan nyawa seseorang oleh pelaku pembunuhan terhadap ibu kandung BN (42), Rabu 20 Oktober 2021.

Diungkapkan oleh dia, untuk korban pertama Norlam (86) yang merupakan ibu kandung korban mengalami luka berat pada bagian kepala korban.

"Ibu Norlam dinyatakan meninggal dunia diakibatkan luka berat di kepala, dengan kondisi luka berat akibat bacokan diatas kepala sebelah kiri. Tempurung bagian atas kepala pecah akibat pukulan parang lebih dari satu kali sehingga menembus otak," ujarnya.

Berikut Detik-detik Penangkapan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Desa Matang Danau Sambas

Tidak hanya itu kata dia, bagian belakang telinga korban robek, dagu korban mengalami luka sobek tangan sebelah kiri luka sobek, tangan sebelah kanan patah dan dada pada korban yang juga ibu kandung pelaku mengalami dada lebam.

Sementara itu untuk korban yang kedua adalah Behadi meninggal dunia di Puskesmas Pimpinan, dimana kondisinya juga mengalami luka di bagian belakang kepalanya.

"Korban mengalami luka dibagian belakang kepala sebelah kiri. Dan tulang kepala pecah disebabkan tikaman parang lebih dari satu kali hingga tembus sampai kedepan dan keluar otak," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Paloh, Melyani Ayu mengatakan untuk korban yang mengalami luka-luka adalah Durani (61). Dimana dia mengalami luka di bagian pinggang korban dan saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Paloh.

"Korban Mengalami luka disekitar pinggang sebelah kiri dengan panjang 11 cm, lebar 0,5 cm dan kedalaman luka 2,5 cm. Korban pada saat ini dilakukan rawat inap di Puskesmas Paloh dikarenakan mengalami pendarahan," tuturnya.

Sedangkan Mastur mengalami luka robek di bagian punggung sebelah kiri, dengan posisi vertikal.

"Selain itu, dia juga mengalami luka robek pada bagian punggung bawah sebelah kanan dengan posisi luka horizontal," tutupnya. (*)

Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved