Breaking News:

Kalbar Harus Miliki Cabor Unggulan, Sutarmidji Akan Evaluasi Prestasi Atlet Kalbar di PON XX Papua

Lalu lima perak perolehan dari cabang olahraga Judo Kelas -55 Kg Putra oleh Bera Awari, Muaythai Kelas 57 Kg Putri oleh Ade Mutia, Angkat besi Kelas 6

Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji usai menghadiri acara di Aula Kampus IAIN Pontianak, Selasa 12 Oktober 2021. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan terhadap prestasi atlet Kalbar yang mewakili di PON XX tahun 2021 akan dilakukan evaluasi.

Berdasarkan data PON XX Papua yang telah dirilis pada link https://games.ponxx2021papua.com/medals Kalbar berada pada posisi ke-24. Dimana porelahan sejauh ini Kalbar sudah meraih 14 kejuaraan terdiri dari 3 emas, 5 perak, 6 perunggu. 

Adapun tiga emas perolehan dari cabor panjat tebing Individu - Speed Record Putra Veddriq Leonardo,  tarung derajat Kelas 50,1 Kg - 54 Kg Putri Novianyanti, dan Kelas 58,1 Kg - 62 Kg Putri Iageng Rizki Ariani. 

KONI Kalbar Akan Evaluasi Penurunan Prestasi Atlet Kalbar pada Ajang PON XX di Papua 

Lalu lima perak perolehan dari cabang olahraga Judo Kelas -55 Kg Putra oleh Bera Awari, Muaythai Kelas 57 Kg Putri oleh Ade Mutia, Angkat besi Kelas 64 Kg Putri Restu Anggi dan Kelas +87 Kg Putri yakni Riska Oktavian, serta Aerosport - Aeromodeling F2D ( Control Line Combat) Terbuka oleh Meygi Adi Priyanto. 

Sedangkan perolehan enam perunggu pads cabor angkat besi Kelas 59 Kg Putri oleh Putri Aulia Andrian, Menembak Individual Production Division oleh Andrian, Atletik 10.000 perolehan M Putra Irmansyah, Anggar Floret Individual Putri oleh Mery Ananda, dan Anggar Sabel Team Putri, serta Tarung Derajat Kelas 64,1 Kg - 67 Kg Putra oleh Raihan Al Farizy. 

Dikatakannya kedepan harus ada cabang-cabang olahraga unggulan. Sutarmidji juga mengatakan Kalbar banyak sekali cabang olahraga yang memiliki potensi yang harus terus dikembangkan. 

“Seperti  yang saya lihat tarung derajat  ini bagus. Kemudian yang bagus lagi yakni atletik. Kita harus melihat karena kondisi alam, harusnya atletik jarak jauh yakni lari jarak jauh dan panjat tebing juga kita sudah jagonya,”ujarnya, Kamis 14 Oktober 2021. 

Gubernur Sutarmidji menyayangkan kenapa hanya satu kelas yang tidak diupayakan bisa punya atlet. Padahal medali yang diperebutkan mempunyai jumlah yang banyak, tapi disayangkan hanya mengandalkan satu cabor saja.

“Nanti kita evaluasi seperti anggar juga sangat potensial.  Kalau tidak dikembangkan olahraga seperti itu nanti kita lakukan evaluasi,”ujarnya.

Ia mengatakan KONI sebagai induk olahraga , hal yang penting itu olahraganya.  Jangan sampai orang yang tidak pernah olahraga yang menjadi ketuanya.

Sebelumnya Gubernur Sutarmidji mengatakan jangan sekedar mau jadi pengurus saja tapi tidak tahu yang diurus. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved