Breaking News:

Pemda Ketapang Manfaatkan Lahan Tidur untuk Dijadikan Lahan Pertanian

Ketapang ini sangat luas, namun yang digunakan untuk lahan pertanian yang produktifitas sampai saat ini hanya 32 ribu hektar saja

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SUBANDI
Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Ketapang Akhmad Humaidi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Guna meningkatkan produktifitas pangan, Pemerintah Kabupaten Ketapang berupaya memanfaatkan lahan pertanian yang sudah ada seoptimal mungkin.

Bahkan, pemerintah semakin gencar memanfaatkan lahan tidur untuk dijadikan lahan pertanian.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian, Peternakan, dan Perkebunan Kabupaten Ketapang, Akhmad Humaidi mengatakan, Ketapang merupakan daerah yang berpotensi untuk pengembangan budidaya tanaman pangan.

Namun diakuinya, masih banyak lahan yang belum tergarap dengan baik untuk tanaman pangan.

Sebanyak 20 Persen dari Total Sasaran Masyarakat Ketapang Sudah Divaksin

“Ketapang ini sangat luas, namun yang digunakan untuk lahan pertanian yang produktifitas sampai saat ini hanya 32 ribu hektar saja. Selebihnya banyak lahan tidur. Sementara kebutuhan pangan kita masih banyak disuplai dari luar Ketapang,” kata Humaidi, Rabu 13 Oktober 2021.

Untuk itu, guna memenuhi kebutuhan pangan di Ketapang, yakni dengan meningkatkan produktifitas pangan.

Untuk mencapai tujuan tersebut, kata Humaidi, maka terlebih dahulu meningkatkan luasan tanam.

“Dengan penambahan luas tanam, maka secara otomatis produktifitasnya juga akan meningkat,” tandasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Ketapang)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved