Breaking News:

Obat Penghancur Batu Ginjal di Apotik Yang Ampuh ! Cek Juga Obat Alami dari Buah dan Tanaman

Kondisi ini dapat menimbulkan iritasi saluran kemih yang menyebabkan air kencing bercampur darah.

Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
DOC. TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Penderita batu ginjal yang harus mendapatkan penanganan operasi, Warga di Dusun Keramat I, RT02/RW001, Desa Kuala Dua, Kecamatan Kubu Raya. 

TRIBUNPONTIANA.CO.ID - Pengobatan batu ginjal bisa bervariasi tergantung pada jenis batu dan penyebabnya.

Beberapa jenis batu ginjal ini meliputi batu kalsium, batu struvit (batu yang terbentuk karena infeksi saluran kemih), dan batu asam urat.

Batu ginjal merupakan sebutan pada penyakit yang terjadi pada saluran urine atau uretera.

Dalam bahasa ilmiahnya disebut nefrolitiasis terjadi dari pembentukan materi keras menyerupai batu yang berasal dari mineral dan garam di dalam ginjal.

Penderita batu ginjal ini akan mengalami sejumlah gejala yang cukup menggangu hingga merasakan sakit tak terkira jika ukuran batu ginjal sudah membesar akibat menimbulkan iritasi atau luka.

Batu ginjal dapat berpindah dan tidak selalu berada dalam ginjal, Perpindahan batu ginjal, terutama yang berukuran besar, akan mengalami kesulitan menuju ureter yang kecil dan halus hingga kandung kemih, lalu dikeluarkan melalui uretra.

Kondisi ini dapat menimbulkan iritasi saluran kemih yang menyebabkan air kencing bercampur darah.

Batu ginjal yang terdiagnosis dan tertangani sejak awal, tidak menimbulkan kerusakan permanen pada fungsi ginjal.

Batu ginjal juga terjadi pada laki-laki dan perempuan dari usia yang bervariasi.

Dalam presetasenya laki-laki sebesar 15 persen berpotensi terkena batu ginjal sedangkan perempuan lebih sedikit hanya 10 persen saja.

Untuk rentang usia tidak ada perbedaan secara umum berada di kisaran usia 30-60 tahun.

BATU Ginjal Pria dan Wanita, Siapa Yang Paling Berisiko ? Ini Makanan Penghancur Batu Ginjal

Penyebab Batu Ginjal

Munculnya batu ginjal dipicu beragam kondisi, seperti kurang minum air putih, berat badan berlebih, atau akibat efek samping operasi pada organ pencernaan.

Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari.

Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin.

Gejala Batu Ginjal

Gejala batu ginjal seringkali baru muncul apabila batu ginjal sudah berukuran besar diantaranya :

- Sering buang air kecil.

- Sakit saat buang air kecil.

- Jumlah urine yang keluar sedikit atau urine tidak keluar sama sekali artinya batu ginjal suah menyumbat saluran urine/kemih.

Pengobatan medis lebih diutamakan ada beberapa jenis obat penghancur batu ginjal yang biasanya dapat diresepkan oleh dokter ampuh menghancurkan batu ginjal.

Inilah jenis penghancur batu ginjal obat di Apotik 

1. Allopurinol

Allopurinol adalah obat yang digunakan untuk membantu menghancurkan jenis batu asam urat. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi produksi asam urat dalam tubuh.

2. Penghambat alfa

Obat penghambat alfa (alpha-blockers) berfungsi untuk membantu menghancurkan batu ginjal yang berukuran cukup besar, yaitu sekitar 5-10 milimeter.

Setelah dihancurkan, sisa batu ginjal yang berukuran kecil akan keluar dengan sendirinya melalui urine. Obat ini juga bekerja dengan cara melemaskan otot saluran kemih, sehingga batu ginjal lebih mudah keluar.

Beberapa jenis obat yang termasuk dalam golongan penghambat alfa, di antaranya adalah tamsulosin, doxazosin, dan terazosin.

3. Diuretik

Obat diuretik adalah obat yang dapat meningkatkan produksi urine dan membuat lebih sering berkemih. Salah satu jenis diuretik yang banyak digunakan untuk mengobati batu ginjal adalan diuretik jenis thiazide.

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi penyerapan garam dan mineral di dalam ginjal, sehingga meningkatkan produksi urine dalam tubuh.

Akibatnya, Anda akan lebih sering buang air kecil dan batu ginjal yang berukuran kecil dapat keluar melalui urine. Obat ini juga berfungsi untuk mencegah terbentuknya batu ginjal berulang.

4. Natrium bikarbonat

Obat yang disebut juga dengan natrium sitrat ini, biasanya diberikan untuk mengatasi gejala yang muncul akibat produksi asam lambung berlebih.

Obat ini juga membantu ginjal mengeluarkan kandungan asam urat yang memicu terbentuknya batu ginjal.
Selain itu, natrium bikarbonat juga digunakan untuk mencegah penyakit batu ginjal berkembang semakin parah.

Penyebab Batu Ginjal Bagi Pria dan Wanita dan Cara Menghilangkannya Tanpa Operasi Pakai Buah

Obat Alami

Namun pengobatan alami juga bisa dipilih sebagai alternatif tergantung tingkat keparahannya.

Obat alami juga dapat mengatasi gejala batu ginjal yang dialami penderita bahkan bisa juga menghilang batu ginjal tanpa harus menjalani operasi.

Jika masih gejala ringan penderita bisa mengatasinya dengan konsumsi air putih 12 gelas perhari yang bermanfaat dalam proses pengeluaran batu ginjal.

Minum sari lemon, kandungan sitratnya dapat mencegah terbentuknya batu ginjal jenis kalsium.

Sitrat juga dapat memecah batu-batu kecil, yang memungkinkannya untuk keluar dengan lebih mudah bersama urine.

Jenis obat alami dari buah dan tanaman

1. Daun Basil

Dalam daun basil mengandung asam asetat yang dapat membantu memecah batu ginjal dan mengurangi rasa sakit.

Daun basi memiliki kandungan nutrisi bisa menjadi obat tradisional untuk gangguan pencernaan dan peradangan.

Ada antioksidan dan agen antiinflamasi dalam jus basil dan dapat membantu menjaga kesehatan ginjal.

Gunakan daun basil segar atau kering untuk membuat teh dan minum beberapa cangkir per hari.

2. Cuka apel

Cuka apel adalah bahan lain yang dapat menawarkan kandungan asam asetat. Asam asetat adalah senyawa yang dapat membantu melarutkan batu ginjal.

Selain bisa membersihkan organ ginjal, cuka apel diyakini dapat membantu meringankan rasa sakit yang disebabkan oleh keberadaan batu ginjal.

Untuk menuai manfaat ini, tambahkan 2 sendok makan cuka apel ke 177-236 ml air putih.

Minum campuran ini sepanjang hari.

3. Daun Seledri

Jus seledri dianggap dapat membersihkan racun yang berkontribusi pada pembentukan batu ginjal.

Efek seledri seolah-olah bisa membasuh ginjal untuk menghalau keberadaan batu ginjal. Untuk memanfaatkan jus seledri sebagai cara mengatasi batu ginjal secara alami.

4. Buah Mengkudu

Mengkudu merupakan salah satu tanaman obat tradisional penghancur batu ginjal yang sangat efektif, tidak hanya batu ginjal buah satu ini juga bermanfaat untuk mengobati tekanan darah tinggi, radang ginjal, gula darah dan lainnya.

5. Jeruk Nipis

Kandungan asam sitrat dalam jeruk nipis mampu mencegah pengendapan kalsium dalam ginjal manusia.

Bahkan kandungan sitrat jeruk nipis 10X lebih besar dibanding jeruk lainnya, Anda bisa mencampur jeruk nipis ini dengan minuman untuk membantu mengatasi batu ginjal secara alami.

Konsumsi saat malam hari agar pengobatan lebih efektif.

Cara Antisipasi Munculnya Batu Ginjal

Sebelum memiliki penyakit batu ginjal untuk memperhatikan sejumlah kebiasaan pola makan yang perlu dihindari diantaranya:

1. Minum Mengandung Kafein dan Bersoda

Hindari minum kafein dan soda akan jadi pendukung obat dalam proses mengatasi batu ginjal atau sebelum memiliki gejala batu ginjal.

2. Makanan tinggi oksalat

Makanan tinggi oksalat seperti bayam, almond, dan bit sangat berisiko terhadap pembentukan batu ginjal.

Pasalnya, jenis makanan ini dapat meningkatkan kadar oksalat dalam tubuh yang nantinya akan menciptakan batu kalsium.

3. Makanan tinggi protein hewani

Protein merupakan sumber energi, tetapi hal ini tidak berlaku bagi pasien batu ginjal. Sebab akan menghambat dalam proses penghancur batu ginjal khususnya bai pasien yang sedang menjalani tahapan pengobatan

Cara Menjaga Kesehatan Ginjal

1. Konsumsi buah delima

Buah delima dikemas denganzat antioksidan yang dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat dan mungkin memiliki peran dalam mencegah batu ginjal berkembang.

Buah delima juga dipercaya dapat menurunkan tingkat keasaman urine.

Tingkat keasaman urine yang lebih rendah diketahui dapat mengurangi risiko batu ginjal di masa depan.

2. Membatasi asupan garam

Makanan yang tinggi akan garam dan sodium bisa menaikkan tekanan darah. Jika tekanan darah melonjak tiba-tiba, hal tersebut dapat merusak pembuluh darah dan memberatkan kerja ginjal.

3. Diet rendah protein

Tidak hanya membatasi asupan garam, menjaga kesehatan ginjal ternyata bisa dilakukan dengan menjalani diet rendah protein.

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved