Breaking News:

Terima 29 Ribu Dosis Vaksin Pfizer, Dinkes Pontianak Buka Pendaftaran untuk Masyarakat Umum

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, untuk sasaran Vaksin Pfizer ini untuk masyarakat umum yang akan dimulai pekan depan

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Try Juliansyah
KOMPAS.com/ GLORI K WADRIANTO
Vaksin Covid-19 Comirnaty dari BioNTech Pfizer. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah ada jenis vaksin berjenis Sinovac, Astrazenika dan Moderna. Kini ada lagi jenis vaksin yaitu Pfizer.

Untuk di Kota Pontianak Kalimantan Barat mendapat jatah sebanyak 29 ribu dosis Vaksin Pfizer.

Saat ini pun untuk pendaftaran juga sudah mulai dibuka yang bisa diakses melalui link pendaftaran berikut ini https://tinyurl.com/VaksinPfizerPontianak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyampaikan, untuk sasaran Vaksin Pfizer ini untuk masyarakat umum yang akan dimulai pekan depan.

Persiapkan Jurnalis Muda, PMKRI Pontianak Gelar Talk Show dan Pelatihan Jurnalistik

Menurut Handanu, Vaksin berjenis pfizer hasil kerja sama perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech dengan perusahaan farmasi asal Amerika ini perlakuannya berbeda dengan Vaksin yang lainnya.

"Untuk penyimpanannya saja,Vaksin Pfizer ini harus di bawah suhu -70 dan cara penyuntikannya berbeda dengan vaksin-vaksin yang lain," kata Handanu, Minggu 10 Oktober 2021.

Handanu mengatakan, untuk pelaksanaan vaksinasi covid-19 dengan jenis Pfizer ini akan dilakukan seperti Vaksin moderna di sentra vaksiansi covid-19 khusus di hotel Kartika Jalan Rahadi Usman Pontianak Kalimantan Barat.

Begitu juga dengan stok Vaksin Pfizer berjumlah 29 ribu dosis maka akan dijadikan untuk Vaksin dosis pertama dan dosis kedua.

"Sehingga harus dijamin dosis satu dan dosis kedua. Jadi Vaksin yang datang ini tidak hanya untuk dosis satu semua, tapi juga untuk dosis dua. Khawatir dosis keduanya enggak ada. Ini yang kita jaga," katanya.

Kemudian yang terpenting, ia katakan adalah cara penyuntikannya yang juga berbeda dengan penyuntikan vaksinasi covid-19 yang lainnya. Maka dalam hal ini, kata Handanu, perlu pelatihan kepada tenaga kesehatan yang akan menyuntikkan Vaksinasi Covid-19 berjenis Pfizer ini.

"Saat ini untuk tenaga kesehatan sudah diberikan pelatihan terkait hal itu," katanya.

Namun memang untuk Vaksinasi Covid-19 berjenis sinovac menjadi tulang punggung.

Kadiskes mengatakan dalam setiap harinya ditargetkan sebanyak 3500 orang divaksin untuk mencapai 70 persen pada akhir Oktober dan 80 persen diakhir 2021. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved