Breaking News:

Edi Kamtono Bersyukur Duplikasi Jembatan Kapuas I Semakin Nampak Titik Terang

Hal itu juga ia sampaikan setelah dirinya menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie dan Kepala Balai Pelaksana Jal

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono (kedua dari kanan) foto bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syarif Abdullah Alkadrie (tengah) dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XX, Herlan Hutagaol (ketiga dari kiri). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyampaikan, terkait pembangunan duplikasi jembatan Kapuas I  saat ini sudah mulai ada titik terang.

Hal itu juga ia sampaikan setelah dirinya menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional XX Herlan Hutagaol di ruang kerjanya pada Rabu 6 Oktober 2021 kemarin.

"Alhamdulillah pembangunan duplikasi JK I sudah semakin nampak titik terang, Kepala Balai sudah melihat kondisi JK I yang ada sekarang ini, ditambah dukungan dari Pak Syarif Abdullah yang berjuang habis-habisan demi terwujudnya pembangunan duplikasi JK I," ujarnya, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kecamatan Pontianak Utara, Kamis 7 Oktober 2021.

JADIKAN PRIORITAS Gubernur Sutarmidji Sebut Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Sedang Tender

Dari hasil pertemuan itu, kata Edi, sudah disepakati dan tidak ada halangan yang dilaksanakan di lapangan, baik dari sisi lahan maupun lainnya.

Hanya saja, kata Edi, saat ini pihaknya masih menunggu kebijakan dari Departemen PU dan Balai Pelaksana Jalan Nasional XX  masih menghimpun dananya supaya maksimal sebelum tahun 2022. 

Tugas sebagai pemerintah daerah, lanjut Edi, sudah pihaknya laksanakan dalam mendukung dan memperlancar pelaksanaan pembangunan duplikasi Jembatan Kapuas I dengan membebaskan lahan yang menelan anggaran sebesar Rp 43,7 miliar dari APBD.

"Segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab kita sudah selesai, tinggal menunggu pemerintah pusat untuk membangun jembatan tersebut. Kalau lelang dini sudah dilakukan, maka fisik bisa dikerjakan pada tahun 2022," terangnya.

Ke depan, pihaknya akan membenahi jalan akses dan traffic manajemen di persimpangan menuju jembatan. 

"Kalau duplikasi jembatan itu sudah terbangun beserta penataan manajemen arus lalu lintasnya, kita yakin kemacetan yang selama ini dirasakan masyarakat akan terurai dan tidak macet lagi. Maka semakin cepat semakin bagus, kehadiran duplikasi JK I ini sangat dinantikan masyarakat, semoga pemerintah pusat segera merealisasikan ini," pungkasnya. (*)

Update Informasi Seputar Kota Pontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved