Aturan Baru Pasien Covid-19 Kini Bisa Langsung Divaksin Setelah 1 Bulan Sembuh

Aturan Baru, Pasien Covid-19 yang sudah sembuh satu bulan kini sudah bisa langsung menerima vaksin.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
NARINDER NANU / AFP
Ilustrasi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Aturan Baru, Pasien Covid-19 yang sudah sembuh satu bulan kini sudah bisa langsung menerima vaksin.

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan atau Kemenkes, kembali mengeluarkan kebijakan baru.

Kebijakan tersebut ditujukan kepada pasien atau seseorang yang pernah terpapar virus COVID-19.

Dikutip dari Kompas.com, adapun kebijakan ini tercantum dalam Surat Edaran HK.02.01/I/2524/2021.

Aturan Baru Calon Penumpang Sebelum Naik Pesawat Terbang Oktober 2021, Syarat Dipermudah

Dalam surat edarann tersebut dinyatakan bahwa pasien atau seseorang yang pernah terpapar COVID-19 bisa melakukan vaksinasi setelah 1 bulan sembuh dan hasil swab negatif.

Adanya kebijakan baru ini, berarti menggantikan kebijakan yang lama, yaitu berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/Menkas/4638/2021.

Dalam kebijakan lama, dinyatakan bahwa pasien COVID-19 dapat melakukan vaksinasi setelah tiga bulan dan dinyatakan sudah sembuh.

Dalam kebijakan yang baru, dinyatakan pasien atau seseorang yang sudah pernah terpapar COVID-19 boleh melakukan vaksinasi setelah satu bulan dinyatakan sembuh dan hasil swab negatif (-).

Selain itu, vaksinasi juga harus memperhatikan tingkat atau derajat keparahan penyakit dari pasien COVID-19.

Kebijakan baru ini juga didukung oleh Maxi Rein Rondonuwu, selaku Dirjen Pencegahan dan Pengendalian penyakit.

Yang menyatakan bahwa vaksinasi dalam bidang ilmiah dan mesia itu bersifat dinamis dan mengalami perkembangan.

Kemudian, Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasinal juga mengeluarkan kebijakan baru. Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Nomor 98/ITAGI/Adm/IX/2021.

Dalam surat tersebut dinyatakan bahwa pasien yang memiliki derajat keparahan penyakit ringan sampai sedang, dapat melakukan vaksinasi setelah satu bulan dinyatakan sembuh.

Sedangkan untuk pasien yang memiliki derajat keparahan penyangkit berat, maka dapat melakukan vaksinasi setelah tiga bulan dinyatakan sembuh.

Untuk mengetahui derajat keparahan penyakitnya, berikut ini akan dijelaskan gejala-gejala dari derajat umum, ringan, sedang hingga gejala berat.

a. Gejala Umum

Ada banyak gejala yang biasanya ditemukan pada pasien COVID-19, antara lain:

- Demam

- Batuk

- Kelelahan

- Anoreksia

- Sakit kepala

- Kehilangan indera penciuman

- Mual dan muntah

- Nyeri perut

b. Gejala Ringan dan Sedang

Gejala Ringan

- Mengalami frekuensi napas 12-20 kali setiap menit

- Mempunyai saturnasi oksigen 95 persen

- Mengalami sesak napas

Gejala Berat

- Mengalami frekuensi napas 20-30 kali setiap menit

- Saturnasi oksigen 95 persen

- Sesak napas

c. Gejala Berat

- Frekuensi napas lebih dari 30 kali dalam setiap menit

- Saturnasi oksigen kurang dari 95 persen

- Sesak napas

(Berita Terkait Lainnya)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved