Pola Hidup Sehat

GEJALA Kanker Usus Stadium Awal, Kenali Ciri Ciri Kanker Usus dan Penyebab Kanker Usus

Sekitar 36,1% pasien kanker usus besar dan rektum yang datang ke rumah sakit sudah masuk stadium IV. Sementara pasien yang datang dengan kondisi....

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Kanker Usus Stadium Awal. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Usus besar dan usus halus memiliki fungsi yang berlainan.

Usus kecil berperan menyerap nutrisi dari makanan, sedangkan usus besar bertugas menyerap air dan membentuk sisa pencernaan (feses).

Penyebab kanker usus adalah adanya mutasi pada sel-sel di usus, yang bisa terjadi pada usus besar maupun usus halus.

Perubahan abnormal ini menyebabkan sel-sel tumbuh secara berlebihan dan dapat bersifat ganas.

Jika bicara tentang kanker usus, akan lebih banyak orang yang familiar dengan penyebutan kanker usus besar.

Banyak juga yang menyebutnya dengan kanker kolorektal.

HIV Merupakan Penyebab Penyakit yang Ditularkan Melalui Hubungan Seksual Virus Ini Menyerang ?

Atau ada juga yang menyebutnya dengan kanker rektum.

Kanker usus besar adalah tumor ganas di usus besar. 

Sekitar 36,1% pasien kanker usus besar dan rektum yang datang ke rumah sakit sudah masuk stadium IV.

Sementara pasien yang datang dengan kondisi masih stadium 0-1 hanya sekitar 3,4%.

Padahal deteksi dini menjadi kunci dalam menurunkan kasus kanker kolorektal.

Gejala kanker usus yang paling umum dari kanker usus besar adalah buang air besar (BAB) berdarah. 

Biasanya, jenis kanker ini paling banyak dialami orang berusia lanjut.

Namun, tidak menutup kemungkinan mereka yang masih mudah mengalami kanker ini.

Awal terbentuknya kanker ini biasanya dimulai dari terbentuknya polip di bagian dalam usus besar.

Seiring waktu, polip ini terus berkembang dan menjadi kanker.

Stadium Kanker Usus

Dalam hal ini, ada beberapa istilah yang digunakan, yaitu T (tumor), N (lymph nodes/ kelenjar getah bening), dan M (metastatis/penyebaran kanker).

Lebih jelasnya, perhatikan beberapa contoh istilah yang digunakan dalam penentuan diagnosis kanker kolorektal:

  • Stadium 1 T1/T2 N0 M0

Kanker tumbuh melalui mukosa muskularis ke dalam submukosa (T1), atau tumbuh ke muskularis propia (T2), belum menyebar ke kelenjar getah bening (N0) atau area lain (M0).

  • Stadium 2A T3 N0 M0

Kanker tumbuh ke lapisan terluar kolon, tapi belum menembus rektum (T3), belum menyebar ke kelenjar getah bening (N0), atau area lain (M0).

  • Kolorektal stadium 3B T1/T2 N2b M0

Kanker telah tumbuh dari mukosa ke submukosa (T1) atau tumbuh di muskularis propia (T2), telah menyebar ke 7 atau lebih kelenjar getah bening (N2b), tapi belum ke area lain yang jauh (M0).

  • Kanker kolorektal stadium 4 any T any N M1a

Kanker tidak tumbuh di dinding kolon atau rektum (any T), tidak menyebar ke kelenjar getah bening (any N), tapi menyebar ke hati, paru, atau kelenjar getah bening yang jauh (M1a).

KENAPA Penggunaan Sabun Kewanitaan Secara Terus Menerus Tidak Dianjurkan? Ini Penjelasan Dokter

Penyebab Kanker Usus Besar

Kanker usus besar disebabkan oleh perubahan atau mutasi gen pada jaringan usus besar.

Akan tetapi, penyebab mutasi gen tersebut belum diketahui dengan pasti.

Meski penyebabnya tidak diketahui, ada beberapa gaya hidup yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit kanker usus besar, antara lain:

  • Pola makan kurang serat
  • Terlalu banyak mengonsumsi daging merah dan lemak
  • Merokok
  • Mengonsumsi minuman beralkohol
  • Jarang berolahraga

APAKAH Air Kelapa Bisa Menetralkan Vaksin dan Apakah Habis Vaksin Boleh Minum Es ?

  • Selain itu, ada beberapa kondisi atau penyakit yang juga membuat seseorang menderita kanker usus besar, yaitu:
  • Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita kanker usus besar.
  • Menderita polip usus.
  • Mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Menderita diabetes.
  • Menderita penyakit radang usus.
  • Pernah menjalani radioterapi di bagian perut.
  • Menderita kelainan genetik yang disebut familial adenomatous polyposis (FAP) atau sindrom Lynch.
  • Berusia di atas 50 tahun.

Gejala kanker usus besar 

Seiring berjalannya waktu, gejala kanker usus besar mulai muncul.

Ciri-ciri kanker usus di bawah ini sebaiknya Anda waspadai dan diperiksakan ke dokter:

  • Perubahan pada pola buang air besar (BAB) 

Perubahan pola BAB contohnya seperti menjadi lebih sering diare atau justru mengalami konstipasi.

Tanda yang juga bisa menjadi 'alarm' adalah perdarahan saat BAB. Apalagi bila kondisi ini terjadi terus-menerus dan tanpa penyebab yang jelas.

Sebagian orang juga juga melaporkan adanya rasa seperti tidak tuntas setelah BAB.

KENALI PENYEBAB Kanker Otak, Ini Ciri - ciri Kanker Otak & Gejala Kanker Otak

  • Perubahan kondisi tubuh

Beberapa gejala adalah penurunan berat badan walau tidak sedang diet, rasa lemas dan letih berkepanjangan.

  • Rasa tidak enak pada bagian perut

Pada stadium awal beberapa keluhan di bagian perut yang umum dikeluhkan penderita, yaitu perut sering sakit, kram, atau terus-menerus kembung.

Gejala kanker usus halus 

Meski belum tentu merupakan tanda kanker usus halus, tidak adanya salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter jika mengalami beberapa ciri kanker usus berikut:

  • Sering merasa sakit atau kram pada perut bagian tengah
  • Berat badan berkurang walau Anda tidak sedang berdiet
  • Ada benjolan yang bisa diraba di bagian perut
  • Darah pada tinja
  • Limfedema atau pembengkakan pada tungkai akibat penyumbatan kelenjar getah bening.

Pencegahan Kanker Usus

Menurut Mayo Clinic, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi risiko kanker usus. Berikut cara tersebut:

1. Mengonsumsi aneka sayur, buah, dan biji-bijian

Buah, sayur, dan biji-bijian mengandung vitamin, mineral, serat dan antioksidan, yang dapat berperan dalam pencegahan kanker.

Pilihlah berbagai buah dan sayuran agar kita mendapatkan berbagai vitamin dan nutrisi.

APA Itu Tumor dan Kanker ? Ini Perbedaan Tumor dan Kanker

2. Kurangi konsumsi alkohol

Beberapa penelitian membuktikan konsumsi alkohol berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker usus.

Itu sebabnya, kita harus menghindari atau mengurangi konsumsi alkohol.

Bagi pria, sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol tidak lebih dari dua gelas per hari. Sedangkan untuk wanita, sebaiknya mengurangi konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari.

3. Jauhi merokok

Merokok jangka panjang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal, serta berbagai jenis kanker lainnya.

Itu sebabnya, kita harus berhenti merokok untuk meminimalisir risiko kanker.

4. Rutin olahraga

Olahraga membantu kita menjaga kesehatan, termasuk meminimalisir risiko kanker usus. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, sebaiknya kita berolahraga minimal 30 menit setiap hari. (*)

  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved