Breaking News:

Pola Hidup Sehat

KENAPA Penggunaan Sabun Kewanitaan Secara Terus Menerus Tidak Dianjurkan? Ini Penjelasan Dokter

tidak sedikit wanita yang memutuskan untuk menggunakan sabun mandi, sabun pembersih kewanitaan, atau sabun yang mengandung ekstrak daun sirih....

Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ YOUTUBE
Ilustrasi Sabun Kewanitaan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sabun kewanitaan diklaim dapat membersihkan dan mengharumkan vagina, serta menghilangkan keputihan.

Namun melansir dari laman Mayo Clinic, sabun kewanitaan tidaklah diperlukan untuk membersihkan vagina.

Vagina sebenarnya mampu rutin membersihkan dan melindungi dirinya sendiri tanpa perlu dibantu.

Bahkan, keluarnya keputihan sebetulnya merupakan pertanda fungsi pembersihan vagina Anda berjalan normal.

Keputihan adalah fase alami dan normal dialami setiap wanita.

Lingkungan dalam vagina bersifat asam yang secara alami sangat ideal untuk memelihara koloni bakteri baik.

10 PENYAKIT Gangguan Pernapasan yang Dapat Menular Melalui Udara, Ada yang Tak Bergejala

Keberadaan bakteri baik inilah yang menjadi pelindung terhadap risiko infeksi.

Justru ketika Anda menggunakan sabun kewanitaan yang notabene mengandung banyak bahan kimia, keseimbangan pH dalam vagina akan terganggu.

Ini membuat bakteri dan ragi (jamur) jahat bisa tumbuh secara berlebih sampai menyebabkan infeksi.

Beberapa wanita mungkin merasa tidak percaya diri dengan bau yang dimiliki organ intimnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved