Breaking News:

Soroti Kasus Dugaan Persetubuhan Anak, Kak Seto Hadiri Sidang di Pengadilan Negeri Pontianak

Kak Seto berharap penegak hukum dapat konsisten dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan terhadap anak

Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Destriadi Yunas Jumasani
Dr Seto Mulyadi atau yang akrab dipanggil Kak Seto mengunjungi Pengadilan Negeri Kelas 1A Pontianak, Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 29 September 2021. Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia ini datang langsung memantau sidang dugaan tindakan asusila pada anak yang menjerat Dadang Nekad. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seto Mulyadi atau yang di kenal kak Seto, ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia datang ke Kota Pontianak Kalimantan Barat menghadiri persidangan satu diantara kasus anak di Pengadilan Negeri Pontianak, Rabu 29 september 2021.

Kasus yang mencuri perhatian dari Kak Seto ini merupakan kasus Dugaan Persetubuhan anak dibawah umur yang sempat menggemparkan Kota Pontianak pada beberapa bulan lalu yang turut menyeret sosok Musisi Lokal berinisial DN.

Kak Seto berharap penegak hukum dapat konsisten dalam menegakkan hukum terhadap pelaku kejahatan terhadap anak, khususnya kejahatan seksual terhadap anak.

''siapapun juga, bila melakukan kejahatan terhadap anak, pelecehan seksual, kejahatan seksual, dan ini bukan delik aduan, jadi mohon pasal itu yang menjadi pegangan semua pihak, agar tidak terulang, mohon semua konsisten terhadap kekerasan terhadap anak,''ujarnya berharap.

Polres Kubu Raya Ungkap Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur, dan Enam Tindak Pidana Lainnya

Selain datang ke Persidangan salah satu kasus anak di Kota Pontianak, Kak Seto pun sempat bertemu dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Masyhudi untuk mengkampanyekan Jaksa Sabahat Anak.

"sejak tahun 1980an kami sudah mengkampanyekan Polisi Sahabat Anak, dan saat ini Kejaksaan, jadi mohon, Kejaksaan juga diharap betul - betul mengedepankan kepentingan terbaik terhadap anak,''tutur Kak Seto.

Anak - anak adalah calon pemimpin dimasa depan, diantara anak - anak ada yang akan menjadi penegag hukum, oleh sebab itu diharap dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak - anak.

"bila kita semua memimpikan Kota atau Kabupaten Layak anak, tentu juga harus menyelesaikan permasalahan terkait anak, jadi betul - betul dikawal semua pihak, apakah dari Guru, sekolah ramah anak, pengadilan, dari kepolisian dan semua yang menyangkut anak, tidak ada yang Masuk Angin, dan mengganggu profesionalisme, dan menjunjung tinggi hak anak,''tegasnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved