Permainan Bola Basket pada Pelajaran PJOK, Siapa Penemu Bola Basket dan Cara Bermain ?
Dalam beberapa moment juga tak kalah populer dengan permainan lainnya di Indonesia terutama saat ada event olah raga besar.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Permainan bola basket di Indonesia tak setenar permainan lainnya, seperti sepak bola, bulu tangkis.
Namun olahraga ini juga eksis di Indonesia bahkan memiliki peminat yang tak sedikit.
Dalam beberapa moment juga tak kalah populer dengan permainan lainnya di Indonesia terutama saat ada event olah raga besar.
Permainan bola basket
Bola basket adalah cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim. Jumlah pemain basket di masing-masing tim dalam sebuah pertandingan adalah 5 (lima) orang.
Cara bermain bola basket dilakukan oleh dua tim yang saling berhadapan, dan setiap tim terdiri atas lima orang pemain.
Masing-masing tim didukung oleh tujuh pemain cadangan.
Setiap tim harus berhasil menggiring bola dan memasukkannya ke keranjang lawan agar mendapat poin. Jika bola dimasukkan di area shooting, maka angka yang dihasilkan adalah 2.
Adapun jika bola dimasukkan dari tengah lapangan atau luar area shooting (area three point), maka angka yang dihasilkan adalah 3.
• Tim Basket Kawan A Raih Juara Pertama di Kejuaraan Bola Basket Bupati Cup Merah Putih
Sementara itu, tembakan hukuman cuma menghasilkan satu poin.
Basket dimainkan di lapangan dengan ukuran tertentu, bisa dimainkan di luar ruangan atau di dalam ruangan. Dalam setiap pertandingan basket dipimpin seorang wasit.
Penemu Bola Basket
Dikutip dari kompas.com Sejarah permainan bola basket dimulai dari negara Amerika Serikat, permainan ini merupakan jenis permainan beregu adapun permainan ini diciptakan oleh James Naismith.
James Naismith adalah seorang direktur pendidikan jasmani Kanada-Amerika sekaligus guru dari Sekolah Pelatihan Internasional Young Men's Christian Association (YMCA) di Springfield, Massachusetts, Amerika Serikat.
Alasan Naismith menciptakan olahraga bola basket karena ingin permainan dalam ruangan yang bisa menggantikan olahraga di luar ruangan pada musim dingin.
Ide Naismith saat itulah yang akhirnya menciptakan permainan basket yang bisa dimainkan hingga saat ini oleh semua kalangan.
Awalnya konsep permainan basket dimainkan oleh 9 orang di setiap tim karena pelajar di kelas jasmani saat itu terdiri dari 18 orang.
Namun akhirnya berkurang menjadi 5 pemain sampai sekarang.
Selain mengenai jumlah pemain, ring bola basket awalnya tidak seperti sekarang ini.
Mulanya, ring bola basket dulu menggunakan keranjang buah persik yang beratnya sekitar 1,5 kilogram sehingga diperlukan tangga untuk mengambil bola jika terjadi gol.
Seiring berjalannya waktu, keranjang buah persik digantikan oleh lingakaran logam (ring) pada tahun 1906.
Kemudian pada 18 Juni 1932 induk olahraga bola basket dunia, Federation Internationale de Basketball (FIBA) dibentuk.
Dari situ perkembangan bola basket di dunia olahraga semakin pesat. Pada 6 Juni 1946, National Basketball Association atau dikenal dengan NBA dibentuk dan membuat permaianan basket semakin dikenal warga dunia.
Sejarah bola basket di Indonesia
Melansir dari laman Perbasi, penyebaran bola basket dari Amerika Serikat ke negara-negara Asia Timur ikut berperan dalam masuknya olahraga tersebut ke Tanah Air.
Pada 1920-an, permainan bola basket dibawa ke Indonesia oleh bangsa Belanda dan di perkenalkan oleh para perantau dari China dengan membawa permainan bola basket yang sudah dua dasawarsa dikembangkan di negara asal mereka.
Para perantau tersebut kemudian membentuk komunitas sendiri termasuk mendirikan sekolah sehingga bola basket secara cepat berkembang di sekolah komunitas yang mereka dirikan.
Di sekolah-sekolah itulah, bola basket menjadi salah satu olahraga wajib yang harus dimainkan semua siswa.
Memasuki era 1930-an, olahraga bola basket menyebar di berbagai daerah Indonesia.
Semua bermula pada perkumpulan-perkumpulan basket mulai terbentuk di kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Yogyakarta, serta Medan.
Kota-kota besar di Indonesia tersebut menjadi sentral berdirinya perkumpulan basket.
Di Semarang misalnya, pada 1930 ada perkumpulan seperti Chinese English School, Tionghwa Hwee, Fe Leon Ti Yu Hui, dan Pheng Yu Hui (Sahabat).
Sahabat adalah klub asal Sony Hendrawan (Liem Tjien Sion), salah satu legenda basket Indonesia.
Kemudian usai Proklamasi Kemerdekaan, 17 Agustus 1945, olahraga basket mulai dikenal luas di kota-kota yang menjadi basis perjuangan seperti Yogyakarta dan Solo.
Pada PON (Pekan Olahraga Nasional) I (1948) di Solo, bola basket dimainkan untuk pertama kali di level nasional.
Pada 23 Oktober 1951, induk organisasi olahraga bola basket Indonesia dibentuk dengan nama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia.
Namun pada tahun 1955, nama organisasi tersebut disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia, disingkat Perbasi.
Berdasarkan sejarah bola basket yang ditetapkan oleh FIBA dan Perbasi, peraturan bola basket pada bagian lapangan harus dilengkapi papan keranjang setinggi 2,75 meter.
Kemudian, mengoper bola bisa dilakukan dari atas kepala maupun depan dada dengan cara menekuk sikut. Untuk menggiringnya, bola bisa dipantulkan ke lapangan.
Terakhir, cara bermain bola basket untuk menembak ke keranjang bisa dengan memegang bola oleh kedua tangan di atas kepala.
Dorong bola hingga mengarah ke sasaran dengan meluruskan kedua lutut hingga tumit terangkat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/final-basket_20180329_225055.jpg)