Berita Video
Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Istri Muda Yosef Buka Suara
Di yayasan, sesuai akta notaris Amel adalah sekretaris. Sementara di sekolah tersebut, Amel berposisi sebagai bendahara.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SUBANG - Kasus pembunuhan di Subang hingga kini belum terungkap. Kecurigaan di antara keluarga mulai terjadi.
Tui Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23) ditemukan tewas di dalam mobil Alphar di dalam garasi rumahmereka di Dusun Ciseut Kecamatan Jalancagak, Subang, Jawa Barat, 18 Agustus lalu.
Sebagaimana dikatehui, almarhumah Tuti Suhartini merupakan istri pertama Yosef, sedangkan istri keduanya adalah Mimin.
Polisi hingga kini terus berusaha mengungkap kasus tersebut. Yosef dan Mimin, sudah beberapa kali menjali pemeriksaan polisi.
Setelah lama memilih bungkam terkait pembunuhan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Belakangan, Mimin, istri muda Yosef merasa cukup tertekan akhirnya buka suara,
Sorot mata publik seperti diarahkan kepadanya seolah-olah bertanggung jawab atas pembunuhan ibu dan anak di Kampung Ciseuti, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang.
“Nanti kebenaran akan terungkap,” katanya saat ditemui Pasundan Ekspres di kediamannya, Desa Cijengkol, Jumat 17 September 2021.
Sejauh ini, sang istri muda sudah lima kali diperiksa Polres Subang. Penyidik meminta keterangan dirinya.
• Polisi Kembali Periksa Yosef dan Istri Mudanya Mimin, Ahli Deteksi Kebohongan Soroti Ekspresi Yosef
Mimin memastikan akan kooperatif bila memang keterangannya dibutuhkan. Tidak hanya soal kasus pembunuhan, Mimin mengungkapkan, beberapa tuduhan juga dialamatkan kepadanya.
Terutama terkait hubungan dengan istri tua Yosef, Tuti yang disebut-sebut penuh konflik.
Padahal, Mimin mengaku sama sekali tidak pernah berkomunikasi dengan Tuti maupun Amel. Bahkan nomor telepon keduanya, Mimin tidak punya.
Lalu, bagaimana dengan konflik yayasan, yang belakangan juga mengemuka dan bisa saja menjadi motif terjadinya tindak kekerasan?
Mimin sekali lagi membantah. Bahkan dia tidak aktif di yayasan yang menaungi sebuah sekolah itu, sejak 2013.
“Kalau ke yayasan, paling bersih-bersih saja. Itu juga kalau tidak ada Tuti dan Amel,” sebut dia. Yayasan tersebut menaungi SMP dan SMK Nasional Serangpanjang.
Di yayasan, sesuai akta notaris Amel adalah sekretaris. Sementara di sekolah tersebut, Amel berposisi sebagai bendahara.