Proses Terjadinya Hujan Es
Hujan es disertai angin kencang ini merusak puluhan atap rumah warga, merobohkan gapura, dan satu unit rumah warga.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hujan es terjadi di wilayah Indonesia, tepatnya di Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Merangin, Jambi.
Fenomena langka ini terjadi pada Rabu 15 September 2021 sekitar pukul 12.30 WIB.
Hujan es disertai angin kencang ini merusak puluhan atap rumah warga, merobohkan gapura, dan satu unit rumah warga.
Lalu sekitar 3-7 hektar tanaman cabai dan kentang milik petani rusak, kemungkinan besar mengakibatkan gagal panen.
Kepala Desa Pulau Tengah Sasta M Jaya mengatakan, kejadian hujan es disertai angin kencang menarik perhatian warga.
• Beras Hitam untuk Diabetes Bolehkah ? Cek Manfaat Beras Hitam untuk Penderita Diabetes
Beberapa orang, baik yang sedang di rumah maupun ladang, merekam kejadian langka ini, kemudian mengunggah ke media sosial Facebook.
Hujan es pada dasarnya adalah fenomena alami dan dapat terjadi di dunia mana pun.
Ini berbeda dengan salju yang hanya bisa terjadi di wilayah lintang lebih dari 23,5 derajat.
Dalam wawancara dengan Kompas.com, Koordinator Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hary Tirto Djatmiko mengatakan, hujan es bisa terjadi dalam dua kondisi.
Pertama pada masa pancaroba yang disertai angin kencang. Kedua, hujan dengan perbedaan suhu yang besar dalam satu hari.
Lantas, bagaimana proses terbentuknya hujan es?
• Apa itu Hujan Asam ? Bagaimana Proses Terjadinya Hujan Asam ? Apa Dampak Hujan Asam bagi Lingkungan?
Pada masa pancaroba, terjadi hujan dengan perbedaan suhu besar disertai angin kencang, hal ini meningkatkan potensi terbentuknya awan cumulonimbus.
Awan cumulunimbus memiliki bentuk mirip bunga kol berwarna putih.
"Kalau hujan es disebabkan oleh awan cumulonimbus, salju disebabkan oleh awan nimbus stratus," ujar Hary.
Hary menjelaskan, awan jenis cumulonimbus lebih banyak mengandung air dalam bentuk padat daripada cair.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fhujan-es-desa-wanaraja-wanayasa-banjarnegara-jawa-tengah.jpg)