Gubernur Sutarmidji Buka Seminar Akselerasi Perkembangan Industri Sawit
Terutama didorong oleh sektor perkebunan kelapa sawit dan sektor industri pengolahan CPO dan menjadi tulang punggung dalam pemulihan ekonomi baik di d
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji membuka seminar Akselerasi Pengembangan Industri Kelapa Sawit untuk Mendukung Ekonomi Berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Barat. Seminar tersebut diadakan secara virtual oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia wilayah Kalimantan Barat pada Kamis 16 September 2021.
Seminar dilaksanakan bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia Cabang Pontianak dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai respon atas pertumbuhan perekonomian di Kalbar yang terus menunjukkan perbaikan.
Terutama didorong oleh sektor perkebunan kelapa sawit dan sektor industri pengolahan CPO dan menjadi tulang punggung dalam pemulihan ekonomi baik di daerah maupun secara nasional.
Seminar Pengembangan Ekonomi Daerah Tahun 2021 menghadirkan naarsumber dari Akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Purwiyatno H, Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Pusat Togar Sitanggang, Direktur Industri Hasil Hutan dan Perkebunan Kementerian Perindustrian RI, Emil Satria, serta Direktur Perencanaan dan Pengelolaan Dana BPDPKS, Kabul Wijayanto.
• Seleksi Sekda Kalbar, Gubernur Sutarmidji: Sekda sebagai Ketua TAPD Harus Paham Eksekusi Anggaran
Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan industri kelapa sawit merupakan komoditas utama di Kalimantan Barat. Dalam kesempatan itu Sutarmidji menyampaikan arah kebijakan pengembangan industri kelapa sawit di Kalbar.
Dalam data yang disampaikan Sutarmidji luas perkebunan rakyat hampir mendekati luas perkebunan besar.
“Oleh karenanya agar bisa untuk menjaga harga supaya tidak terlalu aktif di pasar seperti sekarang ini,” katanya.
Sutarmidji mengungkapkan harga tandan buah segar saat ini sangat bagus di pasar.
“Beberapa perkebunan besar itu biasanya mendapat pasokan dari perkebunan rakyat secara ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
• Hari Pertama Tes SKD CPNS, Sutarmidji : Jangan Percaya Kepada Siapapun yang Janjikan Kelulusan
Sementara itu Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Barat Agus Chusaini mengungkapkan seminar ini dilaksanakan dalam rangka mendorong perkembangan industri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan di Kalimantan Barat.
Agus Chusaini mengatakan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat pada triwulan II mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.
“Bisa kita lihat dan juga melakukan perbaikan, yang sejalan dengan perbaikan perekonomian secara nasional dalam triwulan II tahun 2021,” ujarnya.
Agus Chusaini menjelaskan perekonomian di Kalimantan Barat tumbuh cukup tinggi 10,81 persen. Meningkat dibanding dengan pertumbuhan ekonomi triwulan I bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi secara rasional yang tercatat 7,07 persen.
“Juga Kalimantan Barat mengalami pertumbuhan yang tertinggi di wilayah Kalimantan yang rata-rata tubuh,” katanya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sutarmidji-saat-membuka-webinar-akselerasi4.jpg)