CPNS Kalbar

Wabup Mempawah Tegaskan Tidak Ada Istilah Orang Dalam Pada Seleksi CPNS

"Intinya jangan percaya kalau ada yang mengaku bisa meloloskan, intinya semua kepada diri pribadi calon peserta CPNS," terangnya.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ramadhan
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi, mengatakan tes CPNS di Kabupaten Mempawah, dilaksanakan secara transparan dan terbuka.

"Tidak ada istilah orang dalam, semua murni atas kemampuan diri sendiri, dan juga sistemnya juga online, begitu selesai tes nilai langsung keluar. Jadi sekali lagi tidak ada istilah orang dalam," tegasnya, Jumat 10 September 2021.

Dikatakan Wabup, orang-orang yang dinyatakan lolos adalah mereka yang sudah mempersiapkan dirinya untuk menghadapi tes.

"Yang jelas sekarang memang yang dinyatakan lolos adalah orang yang memiliki kompetensi, dan benar-benar sudah mempersiapkan dirinya untuk mengikuti tes CPNS," terangnya.

Kepala BKPSDM Mempawah Pastikan Tes CPNS di Mempawah Tidak Ada Titipan

Selanjutnya kata Muhammad Pagi, para panitia juga sudah termonitoring, dan tidak bisa melakukan praktik curang.

"Panitia juga tidak bisa main hal-hal yang dapat merugikan peserta lain. Semua sudah termonitoring oleh pusat, jadi sistemnya benar-benar murni," tegasnya.

Selanjutnya Wabup juga mengingatkan para peserta CPNS untuk serius dan benar-benar belajar dalam mempersiapkan tes CPNS.

"Intinya jangan percaya kalau ada yang mengaku bisa meloloskan, intinya semua kepada diri pribadi calon peserta CPNS," terangnya. (*)

(Simak berita terbaru dari Mempawah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved