Teror dan Horor New York 11 September - Runtuhnya WTC, Serangan Pentagon dan Osama Bin Laden

Pelaku serangan adalah beberapa teroris yang didanai oleh kelompok Al-Qaeda yang dipimpin Osama bin Laden.

Editor: Rizky Zulham
ANGELA WEISS / AFP
The One World Trade Center "Freedom Tower" terlihat di World Trade Center di New York, pada 8 September 2021. Sisa-sisa dua korban 9/11 telah diidentifikasi, berkat teknologi DNA canggih, pejabat New York mengumumkan pada 7 September 2021, hanya beberapa hari sebelum peringatan 20 tahun serangan. Kantor kepala pemeriksa medis kota itu mengatakan telah secara resmi mengidentifikasi korban ke-1.646 dan ke-1.647 dari serangan al-Qaeda di Menara Kembar New York yang menewaskan 2.753 orang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tepat 20 tahun lalu Pada 11 September 2001, 19 Al-Qaeda melancarkan serangan dahsyat dengan membajak empat pesawat dan melakukan serangan bunuh diri yang menargetkan warga Amerika Serikat.

Dua pesawat yang dibajak, terbang ke arah menara kembar World Trade Center di New York, pesawat ketiga menabrak Pentagon, dan yang keempat jatuh di Pennsylvania.

Sekitar tiga ribu orang terbunuh akibat aksi teroris 9/11 tersebut.

Berikut rentetan tragedi 11 September 2001 :

Dimulai WTC

Pada 11 September 2001, pukul 8.45 pagi, pesawat American Airlines Boeing 767 dengan 20 ribu galon bahan bakar, menabrak menara utara World Trade Center di New York.

Detik-detik Runtuhnya WTC Amerika Serikat hingga Rata Tanah Akibat Serangan Al Qaeda 11 September

Tabrakan itu menyisakan lubang menganga dan terbakar di dekat lantai 80.

Membunuh ratusan orang sekaligus dan membuat mereka yang berada di lantai lebih tinggi terjebak (WTC terdiri dari 110 lantai).

Saat evakuasi sedang dilakukan, tak lama kemudian -- tepatnya 18 menit setelah tabrakan pertama -- pesawat lain kembali mengarahkan badannya menuju World Trade Center dan menghantamnya.

Membelah menara selatan di dekat lantai 60.

Kedua tabrakan tersebut menyebabkan ledakan besar. Membuat puing-puing berjatuhan ke jalanan di bawahnya.

Para warga yang awalnya mengira peristiwa tersebut sebagai kecelakaan semata, mulai menyadari bahwa AS sedang diserang teroris.

Serangan Pentagon

Ketika jutaan warga AS belum mengerti tentang apa yang terjadi di WTC, pesawat American Airlines Flight 77 berputar mengitari Washington D.C, sebelum akhirnya menabrak sisi barat markas besar militer Pentagon, pada 9.45 pagi.

Bahan bakar jet dari Boeing 757 menyebabkan ‘neraka kehancuran’, mengarahkan pada runtuhnya bangunan beton raksasa yang juga menjadi markas Departemen Pertahanan AS.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved