Gelar Lomba Karya Tulis, Kesbangpol Tanamkan Nilai Pancasila
Menurut Andi Implementasi pancasila dalam keseharian salah satunya dapat memfilter kebudayaan luar dengan adanya media sosial sekarang ini.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Barat menggelar penutupan dan penyerahan hadiah Lomba Karya Tulis tingkat SMA sederajat Tahun 2021 di Hotel Kapuas Palace Pontianak, Rabu 8 September 2021.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat, Hermanus mengatakan tujuan diadakan lomba karya tulis untuk memberikan pembelajaran kepada pelajar sejak dini.
“Supaya pelajar terbiasa membuat karya tulis ilmiah yang dapat dipertanggung jawabkan dengan mengedepankan kejujuran, sesuai dengan tata bahasa yang baik, adanya korelasi dan konsistensi dalam penulisan antara judul dengan isi, kemudian pembahasan dan referensi yang digunakan,” ujarnya.
Selain itu, menurut Hermanus tujuan utama dapat mengimplementasikan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berdemokrasi.
• Kunjungan Panglima TNI dan Kapolri, Gubernur Sutarmidji Sampaikan Kiriman Vaksin ke Kalbar Rendah
“Sekali lagi agar dapat memahami dan membuat karya tulis yang baik sesuai dengan tema implementasi nilai-nilai pancasila dalam alam demokrasi,” katanya.
Hermanus mengungkapkan lomba tersebut juga bertujuan memberikan edukasi terutama kepada pelajar sebagai generasi muda agar dapat memahami bagaimana mengembangkan etika dan budaya politik yang baik dalam kehidupan demokrasi.
“Ini kita tanamkan sejak dini kepada adik-adik pelajar agar mereka terbiasa. Dan betul-betul kita harapkan juga bisa menjadi pelopor bagi generasi-generasi muda lainnya. Terutama bagaimana kita ingin membangun kehidupan demokrasi lebih baik kedepannya,” ucapnya.
Menurut Hermanus kehidupan demokrasi saat ini penuh dengan persoalan-persoalan seperti ujaran kebencian, berita hoaks, politik identitas, dan politisasi SARA.
“Apalagi di era digitalisasi sekarang ini teknologi menjadi sebuah hal yang tidak bisa kita hindari,” jelasnya.
Hermanus berharap dengan lomba penulisan karya tulis ilmiah pelajar semakin memahami dan mengekspresikan bagaimana mengembangkan etika dan budaya politik dalam budaya demokrasi ke dalam tulisan-tulisan.
“Semoga membuat pelajar semakin bersemangat untuk berkompetisi. Kedepannya bisa menjadi orang-orang terbaik, dapat menjadi contoh dan pelopor mengimplementasikan nilai-nilai pancasila menjadi dasar untuk mengembangkan diri, mengembangkan talenta, sehingga mereka bisa menjadi calon-calon pemimpin untuk bangsa dan negara,”harapnya.
Lomba karya tulis mengusung tema implementasi nilai-nilai pancasila dalam alam demokrasi. Lomba tersebut diikuti oleh 27 pelajar tingkat SMA dan sederajat dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Kabid Poldagri Kesbangpol Kalimantan Barat, Ponti Gesang Cahyanto berujar lomba karya tulis dimaksudkan dapat memberikan edukasi pada generasi muda khususnya pelajar tentang pentingnya penerapan nilai-nilai pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan berdemokrasi.
Selain itu, kata Ponti Gesang Cahyanto juga sebagai sarana bagi generasi muda khususnya pelajar SMA sederajat di Kalimantan Barat untuk menyampaikan ide, gagasan, pokok-pokok pikiran, agar lebih memahami pentingnya nilai-nilai pancasila dalam berdemokrasi.
“Terutama dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara Republik Indonesia dalam bingkai NKRI,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/908-maks-1.jpg)