Pola Hidup Sehat

PENYAKIT Liver Disebabkan Oleh? Waspadai Gejala Penyakit Liver

Pasalnya, semakin cepat gangguan fungsi hati ditangani, semakin besar peluang kesembuhan yang dimiliki.

Tayang:
Penulis: Mirna Tribun | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNNEWS
PENYAKIT Liver. 

Pembuluh darah yang membengkak ini dapat terjadi tanpa sembelit dan bisa memicu perdarahan, serta komplikasi lainnya.

Selain itu, penumpukan cairan pada perut atau asites juga bisa meningkatkan risiko wasir.

Pasalnya, cairan berlebih di perut yang menyebabkan perut bengkak dapat menekan pembuluh darah yang bisa mengakibatkan aliran darah terganggu.

7. Warna BAB pucat

Sama seperti urine, perubahan warna feses menjadi pucat juga disebabkan oleh bilirubin.

Pada saat hati melepaskan bilirubin ke feses, BAB Anda umumnya akan berwarna coklat.

Bila feses berwarna tanah liat atau pucat, ada kemungkinan Anda mengalami infeksi pada hati yang disebabkan oleh produksi empedu atau aliran empedu keluar.
Selain itu, orang yang mengalami sakit kuning juga sering ditandai dengan warna BAB yang pucat.

Gejala sakit liver ini mungkin disebabkan oleh penumpukan zat kimia empedu di dalam tubuh.

Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya yang berhubungan dengan penyakit liver yang dapat mengubah warna BAB, seperti:

  • sirosis bilier primer,
  • hepatitis alkoholik, dan
  • virus hepatitis.

8. Mudah memar

Bagi Anda yang sering mendapati kulitnya terdapat memar-memar meski
tidak pernah jatuh, mungkin perlu berhati-hati.

Pasalnya, mudah memar juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda dari penyakit liver akibat konsumsi alkohol berlebihan.

Penyalahgunaan alkohol merupakan faktor risiko utama dari penyakit hati, seperti sirosis.

Pada saat kerusakan hati berkembang, hati mungkin akan berhenti memproduksi protein yang membantu proses pembekuan darah.

Proses pembekuan darah yang terganggu bisa membuat Anda mudah memar yang juga bisa disertai dengan kondisi lainnya, seperti:

  • rasa gatal pada kulit,
  • kelelahan,
  • kaki bengkak,
  • penyakit kuning.

Ciri-ciri kerusakan hati lainnya

Selain gejala sakit liver yang telah disebutkan di atas, ada beberapa kondisi yang juga bisa menjadi pertanda kerusakan hati, seperti:

  • nafsu makan menurun,
  • mual dan muntah,
  • kulit pucat,
  • anemia,
  • mudah bingung, hingga
  • diare.

Bila Anda mengalami salah satu atau lebih gejala yang telah disebutkan, dan tidak kunjung mereda, segera periksakan diri ke dokter.

Semakin cepat Anda mendapatkan penanganan, semakin besar peluang kesembuhan yang dimiliki.

Hal ini juga bertujuan untuk mengurangi risiko gagal hati permanen yang mungkin membutuhkan pengobatan seumur hidup.

Penyebab Penyakit Liver

Penyebab penyakit liver sangat beragam.

Dilansir dari alodokter.com, berikut ini adalah beberapa jenis penyakit liver berdasarkan penyebabnya:

1. Penyakit liver terkait alkohol

Penyakit liver dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan. Kondisi ini disebut dengan penyakit hati terkait alkohol.

 Alkohol bersifat toksik untuk sel-sel hati, terutama ketika hati menyaring alkohol dari dalam darah.

Pada saat disaring oleh hati, alkohol dapat menyebabkan kematian sel-sel hati.

2. Perlemakan hati atau non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD)

Dalam kondisi normal, sel-sel hati seharusnya hanya mengandung sedikit lemak.

Penumpukan lemak di sel-sel hati dapat menyebabkan gangguan liver. 

Perlemakan hati sering kali terjadi pada orang yang mengalami obesitas.

Cara Mengatasi Penyakit Asma, Apa yang Harus Dilakukan Ketika Penyakit Asma Menyerang ?

3. Hepatitis

Hepatitis merupakan penyakit liver yang muncul akibat peradangan pada jaringan hati. Hepatitis dapat terjadi secara akut maupun kronis.

Hepatitis terdiri dari beberapa jenis, di antaranya hepatitis A, B, C, D, E, dan hepatitis autoimun.

4. Hepatitis toksik atau toxic hepatitis
Kondisi ini disebabkan oleh paparan senyawa kimia beracun.

Jenis racun yang dapat menyebabkan hepatitis toksik bisa berasal dari obat, suplemen makanan, atau zat kimia lainnya.

Mengonsumsi atau menggunakan obat-obat tertentu secara berlebihan, terlebih tanpa mengikuti anjuran dari dokter bisa menyebabkan penyakit hati.

Beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan hepatitis toksik adalah paracetamol, amoxicillin, isoniazid, diclofenac, fenofibrate, dan phenytoin.

5. Penyakit liver kolestasis atau cholestatic liver disease

Penyakit hati akibat kolestasis bisa disebabkan oleh beragam hal, seperti gangguan dari sel hati (hepatocellular cholestasis) atau gangguan saluran empedu (cholangiocellular cholestasis).

Penyebab cholangiocellular cholestasis, antara lain primary biliary cirrhosis, cystic fibrosis, dan primary sclerosing cholangitis.

6. Penyakit liver yang diturunkan (inherited liver disease)

Penyakit liver ini disebabkan oleh kelainan genetik yang menyebabkan gangguan fungsi organ hati.

Dua jenis penyebab penyakit liver genetik yang paling dikenal adalah hemokromatosis dan defisiensi alfa-1 antitripsin.

7. Kanker hati

Kanker hati merupakan jenis kanker yang berawal dari organ hati.

Terdapat beberapa jenis kanker hati, yaitu hepatocellular carcinoma (HCC), hepatoblastoma, dan cholangiocarcinoma.

HCC merupakan jenis kanker hati yang paling sering terjadi.

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved