CPNS Kalbar

Peserta Tes CPNS di Pontianak Keluhkan Syarat RT-PCR

Hal tersebut karena perekonomian peserta yang berbeda kelasnya. Apalagi, menurut Sella merupakan peserta yang berasal dari keluarga yang menengah bawa

Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/IMAM MAKSUM
Peserta tes SKD CPNS Kejati Kalimantan Barat, Jumat 3 Agustus 2021. 

Patrisia, peserta tes SKD dari Entikong itu mengatakan mendapat informasi bahwa syarat tes SKD harus membawa keterangan non reaktif RT-PCR. Menurutnya hal tersebut juga memberatkan.

“Karena mata pencaharian dan penghasilan setiap orang itu kan berbeda-beda, bahkan ada yang sampai mengundurkan diri sebab merasa tidak sanggup dengan persyaratan RT-PCR,” katanya.

Patrisia mengungkapkan bahwa peserta yang mengikuti tes merupakan orang yang sedang mencari kerja sehinga semestinya dapat dipermudah bukan malah menambah keseulitan.

Patrisia berujar jika ada tempat tes RT-PCR yang menggeratiskan bagi peserta CPNS maka hal tersebut lebih baik. “Lebih bagus jika ada gratis, sehingga kita bersemangat dan jika lolos tahap berikutnya pun tidak perlu keluar biaya yang banyak,” katanya. (*)

(Simak berita terbaru dari Pontianak)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved