CPNS Kalbar
Peserta Tes CPNS di Pontianak Keluhkan Syarat RT-PCR
Hal tersebut karena perekonomian peserta yang berbeda kelasnya. Apalagi, menurut Sella merupakan peserta yang berasal dari keluarga yang menengah bawa
Penulis: Imam Maksum | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Patrisia, peserta tes SKD dari Entikong itu mengatakan mendapat informasi bahwa syarat tes SKD harus membawa keterangan non reaktif RT-PCR. Menurutnya hal tersebut juga memberatkan.
“Karena mata pencaharian dan penghasilan setiap orang itu kan berbeda-beda, bahkan ada yang sampai mengundurkan diri sebab merasa tidak sanggup dengan persyaratan RT-PCR,” katanya.
Patrisia mengungkapkan bahwa peserta yang mengikuti tes merupakan orang yang sedang mencari kerja sehinga semestinya dapat dipermudah bukan malah menambah keseulitan.
Patrisia berujar jika ada tempat tes RT-PCR yang menggeratiskan bagi peserta CPNS maka hal tersebut lebih baik. “Lebih bagus jika ada gratis, sehingga kita bersemangat dan jika lolos tahap berikutnya pun tidak perlu keluar biaya yang banyak,” katanya. (*)
(Simak berita terbaru dari Pontianak)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peserta-tes-skdq3-cpns-kejati-kalimantan-barat-jumat-3-agustus-2021.jpg)