Breaking News:

Putra Kalbar Gugur di Papua

Gugur Saat Bertugas, DPR RI Adrianus Sebut Serda Ambrosius bisa Dikebumikan di Taman Makam Pahlawan

Dengan gugur prajurit TNI AD akibat di serang KST ini menunjukan masih ada kelompok yang mengganggu ketentraman dan keamanan di Papua Barat

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA
Prajurit TNI AD saat evakuasi korban serangan Kelompok Separatis Teroris di Distrik Aifat Selatan Kab Maybrat Papua Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Anggota DPR RI Dr Adrianus ASia Sidot turut berbelasungkawa atas gugurnya prajurit TNI AD yang merupakan putra daerah asal Kabupaten Sintang yang menjadi korban serangan Kelompok Separatis Teroris (KST) di Distrik Aifat Selatan Kab Maybrat Papua Barat kemarin

"Saya mendapatkan informasi kalau Sersan Dua (Serda) Ambrosius merupakan putra daerah Kalbar yakni warga Dusun Kedembak Merakai, Desa Senangan Kecil, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, saya mengucapkan turut berduka cita," kata Adrianus saat dihubungi via telepon pada Kamis 2 September 2021

Legislator Partai Golkar ini mengatakan negara melalui Pemerintah wajib memberikan perhargaan atas para prajurit TNI yang menjadi korban yang sedang menjalankan tugas negara.

"Ini sudah risiko seorang warga yang mengabdikan diri sebagai Prajurit TNI, yang senantiasa bertugas atas nama negara untuk membela kedaulatan NKRI, saya harap pihak keluarga korban dapat mengikhlaskan atas gugurnya beliau di saat menjalankan tugas negara sebagai Prajurit TNI,"kata Mantan Bupati Landak ini.

Mengenal Sosok Serda Ambrosius, Prajurit TNI Asal Sintang yang Gugur di Papua

Dan selanjutnya selain itu juga, Adrianus mengatakan Sudah ada ketentuan, Prajurit TNI yang gugur dalam melaksanakan tugas, itu mendapatkan penghargaan dari negara satu diantaranya jenazahnya akan di kebumikan secara militer di pemakaman taman makam pahlawan

"Dengan gugur prajurit TNI AD akibat di serang KST ini menunjukan masih ada kelompok yang mengganggu ketentraman dan keamanan di Papua Barat, dan bahkan yang di serang itu malah anggota TNI yang sedang bertugas," kata Anggota DPR RI asal Dapil Kalbar 2 ini.

Dan anggota DPR RI ini meminta agar pemerintah melalui pihak terkait harus segera mengambil sikap untuk tindak lanjuti atas peristiwa ini agar tak ada lagi masyarakat atau aparat yang lain menjadi korban berikutnya serta mengganggu kamtibmas.

Seperti diketahui dalam serangan KST di Papua Barat satu diantara Prajurit TNI AD yang menjadi korban, yakni Sersan Dua (Serda) Ambrosius Apri Yudiman yang merupakan putera daerah asal Kalbar yang gugur dalam tugas.

Serda Ambrosius bersama rekan-rekannya menjadi korban serangan kelompok sparatis teroris (KST) di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat. Insiden ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIT, Kamis, 2 September 2021 dini hari. 

Informasi sementara, ke empat prajurit TNI yang gugur. Para korban adalah anggota Pos Koramil Kisor, Kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan. 

[Update Berita Seputar Kota Pontianak]

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved